Banyak yang Masih Salah, Jangan Asal Hidupkan Mesin Motor Injeksi

3 September 2021 17:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banyak yang Masih Salah, Jangan Asal Hidupkan Mesin Motor Injeksi
Sayangi motormu, hidupkan mesin motor injeksi jangan asal nyalain, ada yang harus diperhatikan.
kumparanOTO
Test ride motor matik all new Honda Scoopy. Foto: dok. AHM
zoom-in-whitePerbesar
Test ride motor matik all new Honda Scoopy. Foto: dok. AHM
Menyalakan motorinjeksi ternyata tak boleh sembarangan. Ya, ada cara dan aturannya tersendiri agar kondisi motor tak harus sedikit-sedikit masuk bengkel.
Salah satu hal yang disoroti oleh Senior Technical Advisor Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom adalah jangan langsung menekan tombol starter pada saat kunci kontak diputar ke posisi ON.
β€œSebaiknya menunggu hingga lampu MIL benar-benar mati. Jika langsung menyalakan mesin dan jalan khawatir akan merusak komponen lain atau tidak tahu jika ada kerusakan,” ujarnya.
Ya, Malfunction Indicator Light atau MIL berfungsi sebagai alat komunikasi antara motor dengan sang pemilik. Lampu MIL biasanya berwarna oranye pada panel motor ketika kunci kontak diputar ke posisi ON.
Slamet menambahkan, ketika kunci kontak diputar ke posisi ON, maka akan ada aliran listrik dari aki menuju ECU (Electronic Control Unit). Kemudian sensor akan melakukan laporan soal kondisi motor ke ECU lagi, jika sehat maka lampu MIL akan langsung mati.

Sesuaikan Dengan Kondisi Suhu

Sadarkan Anda ketika memutar kunci kontak ke posisi ON biasanya diikuti dengan suara β€˜cesss’. Itu adalah suara fuel pump sedang memberikan tekanan ke bagian injektor.
Panel instrumen all new Honda PCX 160. Foto: dok. AHM
Dalam kondisi ini, komponen injektor juga akan melakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan. Slamet mengatakan, ketika mesin langsung dinyalakan besar kemungkinan distribusi BBM tidak optimal, bisa terlalu lebih atau sedikit.
"Biasanya motor akan sulit dihidupkan, khususnya pagi hari atau ketika digas akan brebet karena suplai BBM tidak optimal," ungkapnya.
Jadi sebaiknya, tunggu terlebih dahulu semua indikator pada panel meter benar-benar mati, baru menekan tombol starter dan tancap gas.
Trending Now