Begini Cara Yamaha Edukasi Bedakan Oli Asli dan Palsu

21 November 2025 6:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Begini Cara Yamaha Edukasi Bedakan Oli Asli dan Palsu
Oli palsu masih jadi masalah yang serius bagi pabrikan otomotif di Tanah Air, begini cara Yamaha mengedukasi konsumen mereka. #kumparanOTO
kumparanOTO
Penampakan oli palsu dari cairan parafin yang dikemas dalam botol merek oli terkenal, Yamalube dan AHM Oil. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan oli palsu dari cairan parafin yang dikemas dalam botol merek oli terkenal, Yamalube dan AHM Oil. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Peredaran oli palsu masih jadi tantangan besar bagi pemilik kendaraan juga pabrikan otomotif. Banyak produk tiruan yang dibuat semirip mungkin dengan kemasan asli, bahkan hingga meniru merek terkenal.
Manager Parts Operation Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Novianto Kurniawan menjelaskan salah satu cara mudah membedakan oli asli dan palsu adalah dengan memeriksa informasi di situs resmi Yamaha Indonesia. Ia menyebut, produk yang tidak tercantum di sana patut dicurigai.
β€œKalau nggak ada di website Yamaha Indonesia, bisa kita cek harganya dulu. Lalu, oli Yamalube asli juga punya QR code untuk memudahkan pengecekan,” ujar Novianto di acara kumparan On The Road baru-baru ini.
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock
Lebih lanjut, Novianto menuturkan bahwa Yamalube memiliki ciri khas fisik pada kemasannya. Salah satu yang paling mudah dikenali adalah penggunaan In Mould Label (IML) atau label yang menyatu dengan botol.
Ia menjelaskan, teknologi IML membuat permukaan antara label dan botol terasa rata saat disentuh. Hal ini berbeda dengan oli palsu yang biasanya menggunakan stiker tempelan dengan permukaan timbul dan kasar.
β€œKalau di Yamalube, label dan botolnya itu rata. Jadi bukan seperti stiker yang ditempel di atas permukaan,” terang Novianto.
Selain itu, kemasan Yamalube asli juga memiliki pola ukiran khusus di sisi kanan dan kiri botol. Pattern tersebut dicetak dengan presisi agar sulit ditiru oleh produsen oli palsu di pasaran.
Petugas menunjukan foto barang bukti tempat produksi oli palsu dan kemasan oli palsu saat rilis pengungkapan produsen oli palsu di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/6/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Novianto menegaskan, konsumen sebaiknya membeli oli di bengkel resmi Yamaha atau jaringan toko tepercaya untuk menghindari risiko mendapatkan barang palsu. Ia menambahkan, detail kemasan yang rapi dan cetakan yang presisi menjadi ciri lain dari produk orisinal.
β€œSecara cetakan semua rapi, dan pattern di sisi botolnya itu khas buatan Yamaha,” tutup Novianto
Trending Now