Berita Populer: Ancaman Ekspor Mobil ke Meksiko; Emisi BEV Lebih Rendah dari ICE

16 September 2025 8:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Berita Populer: Ancaman Ekspor Mobil ke Meksiko; Emisi BEV Lebih Rendah dari ICE
Dampak kenaikan tarif impor Meksiko, emisi mobil listrik, dan servis injeksi motor matik menjadi berita populer Senin (15/9/2025). #kumparanOTO
kumparanOTO
Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3). Foto: dok. TMMIN
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor mobil Toyota produksi Indonesia dari Pelabuhan Patimban, Selasa (8/3). Foto: dok. TMMIN
Rencana kenaikan tarif impor Meksiko mengancam kinerja ekspormobil buatan Indonesia menjadi berita populer kumparanOTO, Senin (15/9/2025).
Studi mengenai emisimobil listrik jauh lebih rendah dibanding mobil bensin serta biaya servis injeksi motor matik juga menarik perhatian banyak pembaca.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Meksiko Kerek Tarif Impor, Ancam Kinerja Ekspor Mobil Buatan Indonesia

Pemerintah Meksiko mengumumkan rencana kenaikan tarif impor mobil hingga 50 persen. Kabar ini tentu menjadi sorotan negara-negara yang melakukan ekspor ke Meksiko, mulai dari China termasuk negara di Asia salah satunya Indonesia.
"Mereka (impor) sebenarnya sudah ada tarifnya. Yang akan kami lakukan adalah menaikkan ke level maksimum yang diperbolehkan,” kata Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Ebrard kepada wartawan, dikutip Reuters.

Studi Terbaru: Emisi BEV Jauh Lebih Rendah daripada Mobil Bensin

University of Michigan melakukan studi terbaru yang mengungkap mobil listrik mampu memangkas emisi gas rumah kaca dibanding mobil bermesin bensin.
β€œElektrifikasi kendaraan adalah strategi kunci untuk aksi iklim. Transportasi menyumbang 28 persen emisi gas rumah kaca dan kita perlu menguranginya untuk membatasi dampak iklim di masa depan, seperti banjir, kebakaran hutan, dan kekeringan yang semakin sering terjadi dengan intensitas tinggi,” jelas Greg Keoleian, penulis senior studi sekaligus profesor di School for Environment and Sustainability (SEAS), University of Michigan.

Servis Injeksi Motor Matik Mulai Rp 80 Ribu, Performa Balik Optimal

Umumnya, saat melakukan servis berkala pemilik motor matik hanya fokus dalam perawatan pada bagian CVT, serta mengganti oli mesin termasuk gardan. Padahal, perawatan motor matik injeksi tidak bisa dianggap remeh.
Kepala Mekanik Matic Mania, Eko Safitrianto, menegaskan pentingnya servis rutin untuk menjaga performa dan keawetan mesin. Selain komponen tadi, ada juga komponen ruang bakar dan bagian throttle body (TB) yang harus rutin dibersihkan.
Trending Now