Berita Populer: Harga Toyota Alphard Bekas; DCVI Soal Marak Impor Truk China
12 September 2025 8:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Berita Populer: Harga Toyota Alphard Bekas; DCVI Soal Marak Impor Truk China
Berita populer kumparanOTO, Kamis (11/9) BYD Denza D9 bikin harga Toyota Alphard bekas anjlok serta DCVI soal marak impor truk China: kami fokus dukung industri lokal. #kumparanOTO kumparanOTO

BYD Denza D9 bikin harga Toyota Alphard bekas anjlok menjadi berita populer kumparanOTO, Kamis (11/9).
DCVI soal marak impor truk China: kami fokus dukung industri lokal, serta Gubernur Pramono tepis kabar rencana kenaikan tarif parkir kendaraan di Jakarta juga menarik perhatian banyak pembaca
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.
BYD Denza D9 Bikin Harga Toyota Alphard Bekas Anjlok
Persaingan di segmen MPV premium makin ketat setelah hadirnya Denza D9, sub-brand mobil listrik premium besutan BYD. Dampaknya langsung terasa di pasar mobil bekas, terutama pada Toyota Alphard yang jadi salah satu model paling terdampak.
Peter, penggawa Lapak Mobil di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengakui penjualan Alphard kini melambat drastis. Bahkan, harga jualnya turun jauh dibanding sebelum Denza D9 meluncur.
DCVI Soal Marak Impor Truk China: Kami Fokus Dukung Industri Lokal
Laporan Badan Pusat Statistik Ekspor Impor Tahun 2024 mencatat aktivitas impor truk secara Completely Built Up (CBU) dari China ke sejumah pertambangan di Indonesia telah mencapai ribuan unit. Beberapa di antaranya dikirim ke fasilitas produksi nikel di Morowali, Weda, dan Pulau Obi.
Data tersebut tercantum pada kode HS 8704369 yang merujuk pada kelompok kendaraan bermotor selain pendingin, pengumpul sampah, tanker, lapis baja, hooklift, dumper untuk pengangkutan barang hanya dengan mesin diesel atau semi diesel dengan Gross Vehicle Weight (GVW) kurang dari 24 ton, dan kurang dari sama dengan 45 ton dan bukan CKD (Completely Knocked Down).
Gubernur Pramono Tepis Kabar Rencana Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menepis isu perihal pihaknya tengah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian tarif parkir kendaraan menjadi lebih tinggi di wilayah ibu kota tersebut.
"Jadi, sampai hari ini, belum ada rencana kenaikan tarif parkir. Sehingga apa yang disampaikan, saya nggak tahu siapa yang menyampaikan itu, itu tidak benar,โ kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/9) diwartakan Antara.
