Berita Populer: TKDN Hyundai Kona EV 80%; Pindad Akan Produksi Mobil Nasional

16 Mei 2025 8:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Berita Populer: TKDN Hyundai Kona EV 80%; Pindad Akan Produksi Mobil Nasional
Berita populer kumparanOTO, Kamis (15/5) pakai baterai produksi lokal, TKDN Hyundai Kona EV 80 persen, hingga Pindad dan KG Mobility targetkan bisa produksi 200 ribu mobil nasional. #kumparanOTO
kumparanOTO
Test drive Hyundai Kona EV Bekasi-Semarang single charge penuh. Foto: dok. HMID
zoom-in-whitePerbesar
Test drive Hyundai Kona EV Bekasi-Semarang single charge penuh. Foto: dok. HMID
Pakai baterai produksi lokal, TKDN Hyundai Kona EV 80 persen menjadi berita populer kumparanOTO, Kamis (15/5).
Pindad dan KG Mobility targetkan bisa produksi 200 ribu mobil nasional, serta BYD lakukan investigasi sedan listrik Seal yang berasap di Palmerah juga menarik perhatian banyak pembaca.
Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Pakai Baterai Produksi Lokal, TKDN Hyundai Kona EV 80 Persen

Hyundai Kona EV boleh dikatakan menjadi satu-satunya mobil listrik yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) paling tinggi di Indonesia, yakni mencapai 80 persen.
Mengacu sertifikat TKDN Kementerian Perindustrian, seluruh varian Hyundai Kona EV memiliki TKDN 80 persen. Tingginya kandungan komponen dalam negeri ini lantaran mobil listrik tersebut menggunakan baterai produksi lokal.

Pindad dan KG Mobility Targetkan Bisa Produksi 200 Ribu Mobil Nasional

Perusahaan otomotif asal Korea Selatan KG Mobility akan mengirimkan 200 ribu kendaraan listrik yang nantinya akan dikembangkan menjadi mobil nasional oleh PT Pindad di Indonesia.
Kabar tersebut merupakan isi dari perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Pindad dan KG Mobility di kantor pusat Pindad di Bandung, belum lama ini.

BYD Lakukan Investigasi Sedan Listrik Seal yang Berasap di Palmerah

Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan buka suara perihal kasus sedan listrik BYD Seal milik konsumen yang dikerubungi asap tebal saat sedang terparkir di garasi.
"Kami turut prihatin atas kondisi yang menimpa konsumen kami dan memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut," urai Luther dihubungi kumparan, Rabu (14/5/2025).
Trending Now