Catatan Kami Mencoba Yamaha R25 dan MT25 di Sirkuit Mandalika
16 Juni 2025 9:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Catatan Kami Mencoba Yamaha R25 dan MT25 di Sirkuit Mandalika
kumparan berkesempatan menjajal segmen motor sports Yamaha MT25 dan R25 yang baru diluncurkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). #kumparanOTOkumparanOTO

Bersamaan dengan gelaran Idemitsu Blu Cru Yamaha Sunday Race 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, kumparan berkesempatan menjajal segmen motor sport yang baru diluncurkan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Adalah Yamaha R25 dan Yamaha MT25 yang dijajal langsung di sirkuit dengan panjang lintasan 4,31 kilometer itu. Pihak Yamaha mengungkapkan kegiatan ini merupakan momen perdana kedua motor sport andalan Yamaha Indonesia ini mengaspal di sana.
Yamaha sebelumnya meluncurkan Yamaha R25 dan MT25 terbaru ini pada pertengahan Januari 2025. Desainnya kini tampil agresif, serta mendapatkan sentuhan teknis pada bagian jantung mekanisnya.
Dapur pacu keduanya dibekali dengan mesin baru berkapasitas 250 cc bersertifikat Euro 5+ dengan tenaga 35 dk pada 1.200 rpm dan torsi maksimum 22,6 Nm di 10.000 rpm.
Untuk fiturnya terdapat Assist & Slipper Clutch. Kelebihan fitur terbaru itu memudahkan saat perpindahan gigi, sehingga lebih responsif.
Oke, lanjut ke sesi test ride, motor pertama yang saya coba adalah MT25. Dengan tinggi badan 173 cm, motor ini masih nyaman ditunggangi. Posisi berkendaranya bisa mengapit tangki secara proper yang memiliki desain lebih besar ketimbang Yamaha R25.
Saat masuk ke sirkuit posisi duduknya lebih tegak karena posisi setangnya yang agak tinggi. Karena memang sports naked ini peruntukannya untuk touring maupun perjalanan jauh.
Untuk performa mesinnya, motor ini punya tenaga yang responsif. Tiap perpindahan gigi, tenaganya instan dan berhasil mengisi di tiap putaran mesinnya.
Setelah melibas tikungan dan langsung bejek gas, tenaganya terus tersedia. Terlebih teknologi Assist & Slipper Clutch sangat membantu dan membuat perpindahannya halus.
Pastinya, ketika digunakan sebagai motor harian bisa dibilang kuda besi ini cocok untuk melibas aspal dan medan yang beragam.
Saat dijajal akselerasi, di lintasan lurus motor ini bisa tembus hingga 130 km/jam hanya dalam hitungan detik. Sistem pengeremannya pun responsif, tidak perlu menekan tuas terlalu dalam.
Namun saat dijajal di sirkuit ada momen motor tidak stabil karena terpaan angin. Pasalnya memang motor ini tampil terbuka.
Selanjutnya giliran Yamaha R25, secara rasa berkendara dan performanya sebetulnya sama. Terlebih, konfigurasi mesin dan platformnya sama dengan Yamaha MT25.
Perbedaan signifikan ada pada bagian fairing. Yamaha R25 dibekali dengan bodi full fairing sehingga di lintasan lurus tetap stabil karena aerodinamikanya.
Selain itu, posisi setang yang lebih rendah, membuat motor ini memang cocok untuk digunakan melibas sirkuit.
