Chery Tiggo Cross CSH Bisa Tenggak Bensin Etanol E100

25 Oktober 2025 18:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chery Tiggo Cross CSH Bisa Tenggak Bensin Etanol E100
Buku panduan kendaraan Chery yang dijual di Indonesia sebutkan kemampuan pemakaian bahan bakar dengan kadar etanol hingga 100 persen, ini penjelasan pabrikan. #kumparanOTO #dailyupdate
kumparanOTO
Chery Tiggo Cross CSH Comfort. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Chery Tiggo Cross CSH Comfort. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Buku pedoman pemilik Chery Tiggo Cross CSH maupun Tiggo 8 CSH memaparkan ragam rekomendasi penggunaan jenis bahan bakar. Mulai dari bensin tanpa timbal dengan nilai oktan 91 atau lebih tinggi, hingga jenis bahan bakar dengan campuran etanol.
Disebutkan bahwa kadar etanol yang bisa ditenggak tangki bahan bakarnya mulai E22 hingga E100, yang mana merupakan etanol murni.
Tangkapan layar buku pedoman Chery Tiggo Cross CSH dengan jenis bahan bakar E22-E100. dok. Chery
"Jadi sebenarnya kalau untuk mesin yang di sini maksudnya NA (naturally aspirated) ya. Memang benar hasil pengujian internal kami, itu bisa pakai (bahan bakar mengandung) etanol sampai 100 persen," buka Head of Aftersales PT Chery Sales Indonesia (CSI), Reza Deniar ditemui kumparan di Jakarta, Sabtu (25/10).
Namun demikian, Reza mengaku secara internal asih melakukan pemantauan dan perkembangan situasi regulasi hingga penetapan spesifikasi bahan bakar di Indonesia. Termasuk implementasi dengan kandungan etanol yang diperbanyak.
Chery memperkenalkan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) di kawasan Senayan, Senin (24/3/2025). Foto: Fitra Andrianto/kumparan
"Iya sudah comply (dengan BBM etanol 5 persen di Indonesia). Makanya sebenarnya kan sampai E30 rencananya, untuk saat ini yang diberikan dari pemerintah itu bisa digunakan (untuk mobil konsumen)," imbuhnya.
Bahan bakar bioetanol atau biofuel sejatinya sudah lama beredar di Indonesia. Contohnya produk biosolar bersubsidi dari Pertamina untuk kendaraan bermesin diesel, dan terbaru Pertamax Green 95 dengan kandungan etanol 5 persen atau E5.
"Saat ini memang secara teknologi yang diadopsi, harusnya semua model sudah comply. Tetapi kembali lagi tadi, kami sambil terus memantau situasi di pasar saat ini," pungkas Reza.
Senada dengan Reza, Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean turut mengeklaim seluruh lini produknya aman terhadap penggunaan spesifikasi BBM tersebut.
Mobil hybrid Chery Fulwin A8L PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) yang diklaim mampu menjelajah hingga 2.369 kilometer. Foto: Car News China
β€œKalau kita lihat wacana pemerintah ya wacananya kan 10 persen (mengandung etanol). Sebenarnya untuk mobil-mobil kami yang ada mesin bensinnya itu didesain bisa mencapai 10 persen,” ucapnya ditemui belum lama ini.
Jaecoo sendiri merupakan merek terafiliasi oleh Chery Automobile, induk yang sama menaungi merek Chery, Omoda, Lepas, dan sebagainya. Artinya secara teknologi dan rancang bangun hampir semuanya mirip.
Meski terbukti tahan, Ryan berharap adanya jangka waktu untuk beradaptasi dan melakukan riset terkait kandungan etanol di dalam bensin yang beredar di Indonesia. Meski secara global pabrikan rutin melakukan uji coba dengan bahan bakar etanol.
β€œHarapannya kami juga punya waktu untuk menguji juga di mobil kita. Tapi secara spesifikasi sudah comply dengan (etanol) 10 persen. Development kita di headquarter sudah sanggup sampai 10 persen. Tentu dengan BBM di China ya,” kata Ryan.
Kementerian ESDM sebelumnya telah menetapkan penerapan mandatori campuran bioetanol 10 persen di dalam bensin baru mulai berlaku pada 2028.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi mengatakan, masih ada beberapa tahap hingga akhirnya bisa direalisasikan.
β€œNanti kalau ada mandatori, baru keluar Kepmen (keputusan menteri). Jadi kita sedang membahas Kepmen, karena Kepmen pentahapannya itu menjadi acuan dari para investor-investor atau pengusaha-pengusaha,” jelas Eniya.
Trending Now