Daihatsu Gran Max Blind Van Ada Opsi Matik, Versi Pick Up Menyusul?

18 September 2025 10:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Daihatsu Gran Max Blind Van Ada Opsi Matik, Versi Pick Up Menyusul?
Ada opsi matik di mobil Daihatsu Gran Max, tapi bukan untuk tipe pick up. #kumparanOTO
kumparanOTO
Transmisi matik Daihatsu Gran Max blind van. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Transmisi matik Daihatsu Gran Max blind van. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Astra Daihatsu Motor melengkapi portofolio produk mereka lewat Gran Max tipe blind van dengan opsi transmisi matik AT yang ada di tipe mesin 1.500 cc. Boleh dibilang matik di mobil niagablind van juga upaya memperluas pasar kendaraan niaga yang tengah berkembang.
Dengan kendaraan blind van, banyak jenis bisnis yang bisa dikembangkan seperti katering, mobil operasional teknisi, bengkel berjalan, industri kreatif untuk mobile workshop, kendaraan logistik internal perusahaan, juga untuk sektor fleet sebagai ekspedisi barang.
"Karena memang ini seiring dengan belanja online masyarakat yang meningkat. Total minibus blind van naik dua tahun lalu yang dulu kontribusinya 54 ersen sekarang menjadi 74 persen dari total komersial," ungkap Direktur Pemasaran ADM Sri Agung Handayani di Jakarta, Rabu (17/9).
Transmisi matik Daihatsu Gran Max blind van. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Sesuai data internal perusahaan, utilisasi blind van banyak diserap kebutuhan fleet untuk kebutuhan perusahaan seperti logistik, hingga operasional bank, sehingga mengharapkan adanya pembaruan di sektor kenyamanan pengemudi dan keamanan.
Maka dari itu selain transmisi, ada tuas fuel cover, fungsi sliding di jok pengemudi maupun penumpang depan, head rest terpisah, kunci immobilizer, hingga headlamp leveling yang jarang ditemukan di mobil-mobil untuk kebutuhan bisnis.
Fuel lid opener di Daihatsu Gran Max blind van terbaru. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Bicara harga, tipe matik ini dibanderol sedikit lebih tinggi ketimbang manual. "Selisihnya Rp 25 jutaan, untuk manual Rp 199 jutaan dan ini Rp 225 jutaan," terangnya.
Lalu apa versi pick up atau minibus akan menyusul dengan opsi transmisi matik?
Menurut Agung belum ada kebutuhan di kedua segmen tersebut. Yang jelas pabrikan tetap mengkaji berbagai kebutuhan di segmen niaga sesuai utilisasinya yang berbeda-beda.
"Pick up belum membutuhkan matik karena rata-rata mengirim barang butuh akselerasi lebih prima. Namun ini sebenarnya juga tenaganya 97 dk torisi 134 Nm jadi akselerasi di jalan urban oke," ungkap Agung.
Trending Now