Daihatsu Taft Lawas Naik Daun, Buruan Bos Tambang dan Kebun Sawit
21 Mei 2025 9:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Daihatsu Taft Lawas Naik Daun, Buruan Bos Tambang dan Kebun Sawit
Generasi Daihatsu Taft GT sempat mengalami masa jaya sejak tahun 1980 hingga 2007. Tampilannya pun tidak tergerus zaman hingga saat ini. #kumparanOTOkumparanOTO

Daihatsu Taft GT mengalami kejayaan masa eksistensinya pada 1980 hingga 2007. Namun siapa sangka, SUV dengan tampilan bongsor mengotak, mesin bandel, hingga penggerak semua roda ini sekarang jadi barang buruan kalangan tertentu.
Salah satu penjual mobil Daihatsu Taft bekas, Yandi Fauzi penggawa Maranti Mobil mengatakan, saat ini Daihatsu Taft naik daun karena banyak dicari.
Konsumennya biasa menggunakannya untuk kendaraan harian, off-road, jadi barang koleksi, hingga kendaraan untuk perkebunan dan pertambangan.
βPembeli yang datang kebanyakan dari daerah Sumatera, dari Jambi, Pekanbaru, Riau, pokoknya orang sana lah yang punya kebun sawit. Ada juga orang Kalimantan biasanya untuk mobil proyek, tambang. Tapi, kadang-kadang ada yang ambil di kita buat jual lagi,β buka pria yang karib disapa Iyan saat ditemui kumparan Senin (19/5).
Ia mengungkapkan, para pembelinya kebanyakan memilih Daihatsu Taft karena mesin dieselnya yang terkenal badak. Dalam artian tangguh di segala medan, mudah perawatan, dan merupakan mobil berpenggerak 4x4, yang mana pas di habitatnya seperti perkebunan maupun area tambang.
βJadi rata-rata pembeli ini pakai untuk perkebunan karena kan ini mesinnya masih diesel 4x4. Jadi yang beli itu orang-orang buat kerja di kebun sawit, buat operasional perusahaan di daerah, kadang ada kontraktor proyek sama pernah buat operasional tambang batu bara,β jelasnya.
Selain itu pria yang sudah melakoni jual beli Daihatsu Taft sejak tahun 2000 ini juga menjelaskan, soal servis yang mudah turut jadi alasan pembeli meminang model ini ketimbang yang lain.
βDaihatsu Taft ini bisa diservis di semua bengkel umum bisa. Kebanyakan mengira karena mobil-mobil lama jadi susah (perawatannya), padahal enggak susah, sistem kelistrikannya juga bukan ECU, bukan komputer jadi enggak ribet,β ujarnya.
βDi bawa ke bengkel biasa juga banyak yang bisa ngerjain (servis). Karena kan sama kayak Toyota Kijang atau Isuzu Panther itu mirip mesinnya,β imbuhnya.
Lebih lanjut, masih kata Iyan, kebanyakan mobil yang dijajakan adalah Dihatsu Taft GT dengan penggerak 4x4. Pasalnya dibandingkan Daihatsu Rocky, tampilan tipe GT lebih besar dengan perbedaan bagian atap yang menggunakan fiber.

Sementara penggerak 4x4 banyak dipilih konsumennya karena lebih cocok di segala medan. Sehingga cukup tangguh untuk melibas aspal maupun jalan tanah.
"Saya kebanyakan jualnya yang tipe 4x4, soalnya ini mesinnya bandel banget jadi buat harian bisa, mau diajak off-road juga enggak perlu modif lagi sudah bisa buat terabasan," jelasnya.
Soal harga pun bervariasi, tergantung tahun dan kondisi mobil. Umumnya untuk Daihatsu Taft GT 4x4 lansiran tahun 1994 dibanderol dari harga Rp 165 jutaan sementara Daihatsu Taft Rocky dijual mulai dari Rp 155 jutaan.
