First Drive Toyota Veloz Hybrid EV, Ubahan Banyak Bikin Kenyamanan Paripurna
26 November 2025 13:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
First Drive Toyota Veloz Hybrid EV, Ubahan Banyak Bikin Kenyamanan Paripurna
First drive Toyota Veloz Hybrid EV dengan ubahan tak kasat mata yang bikin kenyamanan kian sempurna. #kumparanOTOkumparanOTO

Toyota Veloz Hybrid EV menunjukkan identitas baru sebagai MPV berbasis elektrifikasi yang bukan sekadar menambahkan teknologi hybrid berorientasi pada efisiensi bahan bakar pada model yang sudah ada.
Dalam kesempatan uji coba singkat, karakter mobil ini terasa mengalami penyempurnaan yang cukup signifikan pada tiga aspek: setting suspensi, peredaman kabin, dan kalibrasi mesin hybrid 2NR-VEX yang disesuaikan dengan karakter bodi lebih besar dan kapasitas angkut tujuh penumpang.
Perubahan paling terasa datang dari sektor suspensi. Veloz Hybrid EV punya setting yang lebih firm dibandingkan model bensin, membuat gejala limbung berkurang ketika mobil diajak bermanuver cepat atau melewati kontur jalan bergelombang.
Racikan suspensi baru ini juga memberikan rasa percaya diri lebih tinggi saat membawa penumpang penuh, karena ayunan bodi terasa lebih terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan.
Peningkatan lain yang langsung terasa adalah NVH (Noise, Vibration & Harshness) yang lebih senyap. Toyota melakukan penyempurnaan pada lapisan peredam pada beberapa titik kritis, salah satunya di kap depan.
Ini terbukti dari raungan mesin yang lebih senyap ketika akselerator ditekan penuh dibandingkan dengan Veloz non-hybrid. Untuk mencapai kecepatan 100 km/jam juga tak butuh effort banyak.
Lebih lengkap lagi suara ban, angin, dan derungan kala putaran tinggi yang biasanya mudah terdengar kini lebih teredam. Perpaduan kerja mesin dan motor listrik juga membuat momen perpindahan sumber tenaga hampir tidak terasa, menghadirkan kesan cabin refinement yang naik kelas.
Di balik kap mesin, mesin 2NR-VEX menjadi jantung pembeda terbesar. Mesin generasi baru ini dikembangkan khusus dengan efisiensi termal maupun konsumsi bahan bakar.
Tak cuma itu, Toyota turut memberikan kalibrasi tambahan untuk Veloz Hybrid EV karena dimensi bodinya lebih besar, serta kebutuhan daya tarik untuk tujuh penumpang sekaligus, mengingat mesin ini juga sama disematkan pada Yaris Cross Hybrid EV.
Respons pedal gas terasa lebih linear, motor listrik memberi akselerasi awal yang lebih sigap, sementara perpaduan daya bensinβlistrik bekerja dengan operasi yang lebih dinamis sesuai beban kendaraan.
Pada kecepatan rendah dan baterai terisi cukup, motor listrik dominan sehingga akselerasi terasa ringan dan responsif, sementara pada kecepatan tinggi mesin bensin bekerja lebih halus tanpa suara mendengung berlebihan.
Oh iya tak lupa respons setir juga kami rasa mendapat peningkatan sesuai input, tidak too much ataupun delay, semua berasa lebih natural dan presisi. Intinya ketika memberikan input belok sedikit, maka reaksi juga berubah sedikit.
Kombinasi dari suspensi firm, NVH yang lebih baik, dan karakter mesin hybrid yang sudah disesuaikan, membuat pengalaman berkendara Veloz Hybrid EV terasa lebih matang.
Mobil ini bukan hanya menawarkan efisiensi lebih baik, tetapi juga refinement keseluruhan yang meningkat, menjadikannya evolusi paling signifikan sejak nama Veloz berdiri sebagai model yang terpisah dari Avanza.
