Harga Mobil LCGC Kian Mahal, Menperin: Tak Layak Dikategorikan LCGC

13 Juli 2025 11:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Harga Mobil LCGC Kian Mahal, Menperin: Tak Layak Dikategorikan LCGC
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menilai harga mobil LCGC saat ini sudah terlalu mahal. #kumparanOTO
kumparanOTO
Honda Brio Satya di pameran otomotif IIMS 2024. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Honda Brio Satya di pameran otomotif IIMS 2024. Foto: Sena Pratama/kumparan
Menteri PerindustrianAgus Gumiwang Kartasasmita menilai harga mobil LCGC (Low Cost Green Car) sudah terlalu mahal, sehingga, dianggap kurang sesuai untuk masuk kategori mobil harga rendah.
β€œSaat ini harga kendaraan LCGC sudah di atas Rp 200 juta, sehingga sebenarnya sudah tidak layak dikategorikan sebagai LCGC,” ungkap Agus belum lama ini.
Lebih lanjut, melakukan penurunan harga bagi produsen sulit dilakukan. Namun, Menteri Agus telah mengajukan kepada tiga produsen otomotif untuk tidak menaikkan harga mobil LCGC. Ia justru mengharapkan ada penurunan harga untuk mengembalikan penyerapan pasar.
β€œSaya sudah meminta secara langsung kepada tiga perusahaan otomotif besar agar tidak menaikkan harga, bahkan bila mungkin menurunkannya, untuk membantu pemulihan pasar,” imbuhnya.
Toyota Agya di Jakarta Auto Week di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Kendati demikian, Agus menyampaikan bahwa tiga pabrikan tersebut telah sepakat untuk tidak menaikkan harga, tidak melakukan PHK, dan berkomitmen membuka lapangan pekerjaan.
Harga mobil yang semakin mahal dianggap mampu memberikan dampak pada daya beli konsumen yang kian melemah.
β€œBanyak pengamat menyebut daya beli saat ini sedang lemah, sehingga kenaikan harga akan berdampak negatif bagi pasar,” pungkas Agus.
Daihatsu Sigra terbaru meluncur dengan ubahan pada bagian eksterior dan interior (7/7/2022). Foto: Sena Pratama/kumparan
Secara total, penjualan LCGC periode Januari hingga Juni 2025 mencapai 64.063 unit. Capaian tersebut turun 28,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya di angka 89.643 unit.
Honda Brio Satya E CVT jadi LCGC termahal saat ini dengan banderol Rp 202,5 juta. Sementara, LCGC paling terjangkau masih dipegang oleh Daihatsu Ayla 1.0 M seharga Rp 138,5 juta. Berikut daftar harga dan tipe LCGC terbaru 2025 dalam on the road (OTR) Jakarta:

Daihatsu Ayla

Daihatsu Ayla 1.2 R CVT: Rp 188.500.000
Daihatsu Ayla 1.2 R MT: Rp 168.500.000
Daihatsu Ayla 1.0 X CVT: Rp 171.400.000
Daihatsu Ayla 1.0 X MT: Rp 151.400.000
Daihatsu Ayla 1.0 M: Rp 138.500.000

Daihatsu Sigra

Daihatsu Sigra 1.2 R AT MC: Rp 181.300.000
Daihatsu Sigra 1.2 R MT MC: Rp 166.500.000
Daihatsu Sigra 1.2 X AT MC: Rp 173.100.000
Daihatsu Sigra 1.2 X MT MC: Rp 159.800.000
Daihatsu Sigra 1.0 M MT MC: Rp 152.100.000
Daihatsu Sigra 1.0 D MT MC: Rp 141.500.000

Toyota Agya

Toyota Agya 1.2 G A/T: Rp 197.100.000
Toyota Agya 1.2 G M/T: Rp 180.900.000
Toyota Agya 1.2 E M/T: Rp 173.200.000

Honda Brio Satya

Honda Brio Satya E CVT: Rp 202.500.000
Honda Brio Satya E M/T: Rp 185.500.000
Honda Brio Satya S M/T: Rp 170.400.000.
Trending Now