Honda Masih Tahan Diri Jual Mobil Listrik, Fokus Hybrid untuk Pasar Indonesia

12 Januari 2026 7:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Honda Masih Tahan Diri Jual Mobil Listrik, Fokus Hybrid untuk Pasar Indonesia
PT Honda Prospect Motor (HPM) mengungkapkan strategi elektrifikasi pada 2026 tetap berjalan secara bertahap dan disesuaikan dengan karakter pasar Indonesia. #kumparanOTO
kumparanOTO
Honda HR-V Hybrid melintas di jalanan Gunung Kidul, Jawa Tengah. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Honda HR-V Hybrid melintas di jalanan Gunung Kidul, Jawa Tengah. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan strategi kendaraan elektrifikasi yang akan ditempuh pada 2026 tetap berjalan secara bertahap dan disesuaikan dengan karakter pasar Indonesia.
Pabrikan asal Jepang tersebut belum terburu-buru memperluas portofolio mobil listrik murni, dengan tetap menempatkan teknologi hybrid sebagai tulang punggung transisi elektrifikasi.
Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut diambil agar produk elektrifikasi Honda tetap relevan dan dapat diterima konsumen secara luas. Menurutnya, kesiapan infrastruktur serta ekosistem menjadi faktor penting sebelum Honda melangkah lebih jauh.
β€œStrategi elektrifikasi Honda difokuskan pada pengembangan yang bertahap dan relevan dengan kondisi pasar Indonesia,” ujar Billy kepada kumparan baru-baru ini.
Mobil listrik Honda e:N1 dipajang di acara Honda Culture Indonesia di Jakarta, Sabtu (19/10/2024). Foto: Sena Pratama/kumparan
Honda saat ini menilai teknologi hybrid masih menjadi solusi paling rasional bagi konsumen Tanah Air. Selain menawarkan efisiensi bahan bakar dan emisi yang lebih rendah, model hybrid dinilai tidak terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya seperti kendaraan listrik murni.
β€œSaat ini, Honda memprioritaskan teknologi hybrid sebagai solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen, sambil mempersiapkan pengenalan kendaraan listrik secara terukur sesuai roadmap global,” jelasnya.
Sejumlah mobil Honda yang dipajang di pameran otomotif IIMS Hybrid 2021 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/4). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Terkait peluang menghadirkan produk elektrifikasi yang diproduksi secara lokal, Honda membuka kemungkinan tersebut ke depannya. Namun, realisasinya akan sangat bergantung pada dinamika pasar dan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
β€œKe depan, peluang menghadirkan produk elektrifikasi, termasuk yang diproduksi secara lokal, akan disesuaikan dengan perkembangan pasar dan kesiapan ekosistem,” kata Billy.
Meski demikian, Honda masih menutup rapat rencana jumlah model baru yang akan diluncurkan sepanjang 2026. Billy belum bersedia merinci mobil yang bakal diluncurkan tahun ini dan meminta publik untuk menunggu pengumuman resmi.
β€œBelum bisa di-disclosed (mobil baru 2026), tunggu ya,” ujarnya singkat.
Honda Step WGN e:HEV. Foto: Gesit Prayogi/kumparan
Saat ini lini produk elektrifikasi Honda di Indonesia didominasi oleh model hybrid electric vehicle (HEV). Beberapa di antaranya meliputi Honda Step WGN Hybrid, HR-V Hybrid, Civic RS Hybrid, CR-V Hybrid, hingga Accord Hybrid.
Selain itu, Honda juga telah memasarkan satu model battery electric vehicle (BEV), yakni Honda E:N1.
Dengan portofolio tersebut, tidak menutup kemungkinan Honda akan menambah jajaran kendaraan elektrifikasinya pada 2026, seiring meningkatnya minat konsumen dan perkembangan regulasi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Trending Now