Isuzu Cicipi Manisnya Penjualan Bus, Segmen Medium Jadi Andalan
21 September 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Isuzu Cicipi Manisnya Penjualan Bus, Segmen Medium Jadi Andalan
Isuzu kini lebih serius garap pasar bus, penjualannya diklaim alami lonjakan. #kumparanOTO #dailyupdatekumparanOTO

"Market-nya lumayan, bahkan tahun ini kita bisa penetrasi lebih captive dari TransJakarta. Saat itu kita pernah pajang modelnya di GIIAS, dan mudah-mudahan hingga akhir tahun bisa bertambah lagi," buka Rian ditemui di Jakarta pekan ini.
Saat ini, Isuzu masih sangat mengandalkan sasis medium bus lewat nomenklatur Elf NQR71 EC. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), model tersebut telah tersalurkan dari pabrik ke diler atau wholesales sebanyak 275 unit selama 8 bulan lalu.
Sepanjang tahun 2024 kemarin, jenama Jepang itu sukses menjual sasis medium bus sebanyak 427 unit dengan penjualan tertinggi pada bulan Juli yang totalnya 67 unit. Diakui Rian, segmen bus Isuzu menyumbang 20 persen dari total penjualan seluruh modelnya.
"Segmen ini sebenarnya sangat menarik, makanya mudah-mudahan akan ada stimulus bulan-bulan terakhir 2025. Supaya kredit perbankan lancar, apalagi jelang masa libur akhir tahun biasanya karoseri itu kan butuh dua bulan baru bisa dipakai," paparnya.
Lebih lanjut, Rian tak menutup kemungkinan perusahaan akan kembali menghadirkan sasis bus besar untuk pasar Indonesia dan nantinya dapat melengkapi lini produk angkutan orang atau penumpang dari Isuzu.
"Iya ada LT bus, tetapi sekarang kita masih studi kembali. Karena di tempat kami sekarang ada divisi baru yaitu passanger, ada Mu-X, NQR bus yang medium, LT juga, Elf," katanya.
Bila ingat, Isuzu pernah memajang sasis bus besar lengkap dengan bodi lansiran karoseri Adiputro saat tampil di GIIAS 2017. Namanya adalah Isuzu LT134, yang kala itu hadir sebagai kompetitor sasis bus besar mesin belakang seperti Hino RK atau Mercedes-Benz OH1626.
