Jangan Asal Cuci, Begini Panduan Merawat Helm Premium

21 Agustus 2025 15:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jangan Asal Cuci, Begini Panduan Merawat Helm Premium
Panduan mudah merawat helm premium untuk pemula, jangan asal cuci. #kumparanOTO #dailyupdate
kumparanOTO
Interior helm Arai Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Interior helm Arai Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Aspek keselamatan berpadu dengan gaya turut membuat tren penggunaan helm premium meningkat di kalangan pemotor. Buat kamu yang baru saja meminang pelindung kepala prestise tersebut, berikut panduan mudah perawatan bagi pemula.
Seperti yang diutarakan oleh Sales & Distribution Manager Prime Gears, Arief R. B bilang sejatinya melakukan perawatan helm premium seperti Arai dan sebagainya tidak jauh berbeda dengan helm reguler atau biasa.
"Sebenarnya perawatan hanya cuci biasa (batok). Bagian dalamnya itu bisa dilepas, busanya (cheek pad dan bantalan gabus) dapat dilepas terpisah. Tetapi jangan bagian busanya itu dicuci menggunakan air apalagi deterjen karena bisa mempengaruhi umur," buka Arief ditemui di Jakarta akhir pekan lalu.
Arief menambahkan, bagian busa atau bahan lembut pada interior helm dapat dibersihkan menggunakan cairan disinfektan. Deterjen atau sabun menurutnya mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi tekstur dan kondisi bahan tersebut.
Cuci helm motor dengan sampo bayi Foto: dok. Revzilla
"Atau ya sebenarnya cukup dijemur dan angin-anginkan, jangan langsung terpapar di bawah sinar matahari. Kalau pemakaian helm untuk sehari-hari atau bahkan jarang biasanya tidak terlalu kotor, kalau mau bersihkan dengan cara gosok pakai tangan saja," jelasnya.
Perawatan helm premium dikatakannya tidak memiliki waktu interval tertentu, sebab Arief bilang semua tergantung dari intensitas pemakaian. Setelah dibersihkan dan benar-benar kering, helm dapat disimpan di dalam ruangan yang tidak terlalu lembab.
"Tidak harus disimpan di lemari kaca, ya. Bisa juga pakai bahan silica gell untuk mengurangi kelembapan di dalam batok helm dan silica gell perlu diganti kalau kondisinya sudah robek atau kemasannya tak lagi utuh," terangnya.
Salah satu tanda helm sudah waktunya untuk dibersihkan jika bahan kain atau pad di dalamnya sudah tidak nyaman disentuh kulit atau muka. Lebih-lebih apabila bagian dalam mengeluarkan bau yang tak sedap akibat bekas penumpukan keringat saat digunakan.
"Jadi sebenarnya tidak ada ketentuan (interval baku perawatan). Cuma yang pasti jangan terlalu sering, kalau mau disemprot parfum tidak masalah yang penting dia water based," pungkas Arief.
Trending Now