Julian Johan Sukses Taklukan SS Pertama Rally Dakar 2026, Finish Lampaui Target

5 Januari 2026 17:21 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Julian Johan Sukses Taklukan SS Pertama Rally Dakar 2026, Finish Lampaui Target
Pereli Julian Johan berhasil finis di SS 1 Rally Dakar 2026 dengan hasil memuaskan. #kumparanOTO
kumparanOTO
Pebalap Julian Johan (Jeje) kibarkan bendera merah putih dalam ajang Dakar Rally 2026 di Arab Saudi. Foto: Compagnie Saharienne
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Julian Johan (Jeje) kibarkan bendera merah putih dalam ajang Dakar Rally 2026 di Arab Saudi. Foto: Compagnie Saharienne
Pereli Indonesia Julian Johan membuka kiprahnya di Rally Dakar 2026 dengan hasil yang menjanjikan. Bahkan, dinilai melewati target yang ditentukan.
Pada Special Stage (SS) pertama yang digelar Minggu (4/1/2026) di Yanbu, Arab Saudi, Julian Johan bersama co-driver asal Prancis, Mathieu Monplaisi, bukan hanya sekadar finis, melainkan berhasil menembus posisi enam di kelas H2 dan menempati peringkat ke-11 secara overall di kategori Dakar Classic.
Capaian tersebut diraih setelah Julian Johan menuntaskan etape sejauh 219 kilometer. Jarak ini jauh lebih panjang dibandingkan Special Stage Prologue yang digelar sehari sebelumnya, Sabtu (3/1/2026), dengan lintasan hanya 24 kilometer.
β€œStage satu ini luar biasa! Dari alamnya, dari tantangan treknya, dan dari jaraknya. Di SS pertama ini saya telah berhasil melewati rute sejauh 219 kilometer. Jadi hari ini benar-benar baru terasa sekali tantangan beratnya sebuah Dakar,” buka Jeje dalam keterangan resminya.
Aksi pebalap Julian Johan (Jeje) dalam ajang Dakar Rally 2026 di Arab Saudi. Foto: Compagnie Saharienne
Toyota Land Cruiser 100 yang dikendarainya tidak mengalami kendala teknis berarti sepanjang SS pertama berlangsung. Namun, insiden sempat terjadi sebelum memasuki garis start: ban depan kanan robek akibat menghantam batu tajam.
Jeje mengakui hal tersebut terjadi karena dirinya masih beradaptasi dengan posisi setir kiri yang digunakan di Land Cruiser 100 dari tim Compagnie Saharienne.
β€œKarena memang saya yang kurang bisa mahir atau terbiasa membawa setir kiri itu jadinya terlalu ke kanan dan menghantam batu tersebut. Tapi syukur Alhamdulillah enggak butuh waktu lama, jadi kita start ss masih aman,” jelasnya.
Aksi pebalap Julian Johan (Jeje) dalam ajang Dakar Rally 2026 di Arab Saudi. Foto: Compagnie Saharienne
Berikutnya, Jeje, Mathieu, dan Land Cruiser 100 akan menghadapi SS kedua sejauh 316 kilometer dari Kota Yanbu menuju Kota Alula. Jeje telah menyiapkan pendekatan berbeda. Ia menegaskan tidak akan memaksakan kecepatan, demi menjaga kondisi mobil hingga etape-etape berikutnya.
β€œJadi dari ritmenya untuk membawa mobilnya tidak benar-benar di push, bahkan jauh lebih santai ketimbang saat saya sedang rally raid misalnya di IRRA atau AXCR sekalipun. Di sini masih harus menjaga mobil lebih jauh lagi, lebih maksimal lagi karena jaraknya lebih panjang dan medannya lebih berat dan durasinya lebih lama,” beber pria dengan nama beken Jeje itu.
Meski kerja sama dengan Mathieu Monplaisi berjalan solid dan membuahkan hasil positif di awal lomba, Julian Johan memilih untuk tetap membumi. Ia menegaskan bahwa target utamanya bukanlah posisi, melainkan menuntaskan seluruh rangkaian Rally Dakar 2026.
Aksi pebalap Julian Johan (Jeje) dalam ajang Dakar Rally 2026 di Arab Saudi. Foto: Compagnie Saharienne
Dengan total 12 hari balapan tersisa hingga etape terakhir pada 17 Januari 2026, konsistensi dan keselamatan menjadi prioritas utama.
β€œTapi kembali lagi, buat saya enggak ada keharusan untuk bisa ngepush lebih jauh lagi, karena yang utama adalah bisa mencapai finish, bisa menyelesaikan semua SS sampai nanti tanggal 17 Januari, jadi kembali lagi hasil yang baik itu menjadi nomor dua, yang penting hasilnya finis dulu nomor satunya,” pungkas Jeje.
Trending Now