Kerikil Nyelip di Ban Mobil, Aman atau Bahaya Jika Dibiarkan?

27 Oktober 2025 11:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerikil Nyelip di Ban Mobil, Aman atau Bahaya Jika Dibiarkan?
Seringnya lihat kerikil nyelip di ban mobil dibiarkan, tapi ternyata ada risiko yang mengintai. #kumparanOTO
kumparanOTO
Ilustrasi kerikil terselip pada alur ban mobil. Foto: Dok. Wrangler Forum
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kerikil terselip pada alur ban mobil. Foto: Dok. Wrangler Forum
Para pemilik mobil mungkin pernah menemukan kerikil yang nyelip di alur ban. Meski terlihat sepele, kondisi ini nyatanya tidak boleh dibiarkan begitu saja karena bisa menimbulkan bahaya.
OE Sales Manager Bridgestone Tire Indonesia, Ahmad Nuril menjelaskan, kerikil yang terselip di alur ban mobil harus segera dicongkel. Karena bisa semakin dalam dan menyebabkan karet ban rusak, bahkan sampai menimbulkan kebocoran.
β€œBaiknya dicongkel segera. Kerikil di ban itu lama-lama ikut berputar dan makin dalam penetrasinya, bisa bikin karet ban rusak. Kita kan enggak tahu ukurannya besar atau kecil, kalau besar bisa ke dalam sampai bocor,” buka Nuril kepada kumparan saat dihubungi belum lama ini.
Kerikil yang terselip dapat berpengaruh pada performa mobil ketika mengaspal, terutama pada kecepatan tinggi. Karet ban tidak dapat menempel dengan sempurna karena terganjal sehingga grip-nya kurang maksimal.
Ilustrasi kerikil terselip pada alur ban mobil. Foto: Dok. Wrangler Forum
Lebih lanjut, ternyata kerikil yang nyelip bisa berdampak pada sektor pengereman. Grip ban yang tidak maksimal membuat tapak ban licin dan terus melesat di aspal, apalagi kalau kerikil yang terselip jumlahnya banyak.
β€œSatu atau dua kerikil enggak masalah. Kalau jumlahnya banyak akan ngaruh ke pengereman. Grip pada ban akan kurang nempel ke aspal dan semakin licin,” tambahnya.
Sebagai informasi, kerikil yang dibiarkan terselip terlalu lama juga mengurangi usia pakai ban. Efek jangka panjangnya kerikil bisa membuat telapak ban cepat aus sehingga umur ban berkurang.
Ilustrasi kerusakan tapak ban mobil akibat kerikil. Foto: Dok. Bimmers
Untuk pencegahan, para pemilik mobil dapat mengecek kondisi ban secara berkala, seperti saat mencuci atau servis kendaraan. Langkah simpel ini bisa mengantisipasi kerusakan yang lebih parah.
β€œJadi, rekomendasi kami begitu saat nyuci atau perawatan kendaraan kalau ada kerikil sebisa mungkin dihilangkan,” ujar mantan Senior Specialist OE Technical Service Bridgestone itu.
Nah, jika nemu kerikil kecil nyangkut di ban jangan cuek, segera congkel sebelum bikin masalah besar. Ban adalah bagian mobil yang langsung bersentuhan dengan jalanan, kalau kondisinya tidak prima bisa berakibat fatal.
Trending Now