Krisis Chip Semikonduktor, Honda Setop Sementara Produksi di Jepang dan China

25 Desember 2025 9:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Krisis Chip Semikonduktor, Honda Setop Sementara Produksi di Jepang dan China
Akibat krisis chip semikonduktor, produksi mobil Honda di Jepang dan China harus terhenti. #kumparanOTO #dailyupdate
kumparanOTO
Pabrik produksi Dongfeng Honda NEV. Foto: Honda
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik produksi Dongfeng Honda NEV. Foto: Honda
Honda Motor Corporation (HMC) tengah dirundung masalah terkait krisis chip semikonduktor, membuat perusahaan terpaksa menghentikan produksi mobil mereka di pabrik yang berlokasi di Jepang dan China dalam waktu dekat.
Disitat Japan Times, produksi kendaraan roda empat di Jepang akan dihentikan sementara waktu pada tanggal 5-6 Januari 2026. Sementara fasilitas perakitan mereka di Guangqi Honda Automobile, China akan ditutup mulai 29 Desember 2025-2 Januari 2026.
Masalah keterlambatan penyediaan chip semikonduktor agaknya sudah mulai terasa sejak lama. Honda sebelumnya memprediksi aktivitas produksi yang sempat terganggu dapat kembali normal sebelum akhir November.
Praktis, hal tersebut membuat saham Honda turun 1,5 persen di Tokyo. Karena gangguan itu pula, proyeksi produksi mobil Honda kini diperkirakan hanya sanggup 3,34 juta unit, yang mana sebelumnya ditargetkan mampu melahirkan 3,62 juta unit.
Pabrik Honda di China pekerjakan robot dan gunakan teknologi AI untuk produksi mobil listrik. Foto: Honda
Tidak hanya di Jepang, masalah produksi mobil mereka juga terganggu di Amerika Utara. Honda juga tidak benar-benar sendiri perihal permasalahan tersebut, Volkswagen dan BMW dilaporkan mengalami hal serupa.
Adapun, Nexperia digadang sebagai biang masalah perlambatan suplai komponen ke pabrik, setelah pemerintah China melarang ekspor semikonduktor yang dibuat di negaranya. Perusahaan itu sebelumnya berada di bawah naungan Wingtech Technology.
Namun pada pertengahan Oktober lalu, pemerintah Belanda mencoba mengakuisisi Nexperia. Perusahaan tersebut membuat otak pemrosesan untuk menjalankan fungsi fitur mobil seperti automatic power window, wiper, hingga power steering.
Trending Now