Mulai CKD Tahun Depan, GWM ORA 03 Pakai Baterai Produksi Lokal

14 Juli 2025 15:00 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mulai CKD Tahun Depan, GWM ORA 03 Pakai Baterai Produksi Lokal
GWM ORA 03 akan dirakit lokal mulai tahun depan dengan mengadopsi baterai besutan pabrik di Indonesia. #kumparanOTO
kumparanOTO
Mobil listrik GWM ORA 03. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik GWM ORA 03. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
GWM Indonesia kini punya produk battery electric vehicle (BEV) pertama di pasar otomotif nasional, yakni ORA 03. Saat ini, suplai produk GWM ORA 03 masih mengandalkan skema Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari China, hingga mulai produksi lokal pada 2026 mendatang.
”Sekarang masih CBU sampai akhir tahun. Tapi, di akhir tahun kita sudah mulai produksi di Inchcape Manufacturing di Wanaherang. Jadi di tahun depan kita sudah pakai yang CKD (Completely Knocked Down),” kata Strategy & Marketing Director GWM Indonesia, Martina Danuningrat di Bogor, Rabu (9/7/2025).
Lebih lanjut, unit kendaraan CKD ORA 03 di Indonesia nantinya dibekali baterai yang diproduksi oleh PT Gotion Indonesia Materials di pabrik Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Hal ini guna mengejar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimum untuk mendapatkan insentif pemerintah.
β€œNanti begitu CKD, kalau baterai pakai yang lokal dari Gotion. TKDN sesuai dengan standarnya pemerintah 40 persen,” ungkap Angga S. Putra, Product Expert GWM Indonesia pada kesempatan serupa.
PT Gotion Indonesia Materials merupakan pabrik baterai di Indonesia yang masuk ke dalam keluarga Gotion High-Tech, perusahaan asal China yang produksi baterai kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi.
Mobil listrik GWM ORA 03. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
Adapun baterai yang digunakan model CBU mengandalkan produksi dari CATL. Kedua jenis baterai tersebut berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP).
Menyoal vendor baterai, sejatinya GWM memiliki tiga supplier utama, yaitu SVOLT yang merupakan anak perusahaan GWM, CATL, dan Gotion. Perbedaan baterai ini menyesuaikan pasar negara yang dituju.
β€œGWM punya tiga supplier utama, tergantung marketnya. Di China kita pakai SVOLT, under GWM Sendiri, termasuk Indonesia yang CBU awal ini. Ada beberapa negara juga yang pakai Gotion, ada juga yang menggunakan CATL,” pungkasnya.
Jantung pacu GWM ORA 03 mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 47,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer. Motor listrik yang digunakan punya tenaga 105 kW (140 dk) dan torsi puncak 210 Nm.
Mobil listrik GWM ORA 03. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
Saat ini GWM ORA 03 dipasarkan dalam satu varian dan dibanderol seharga Rp 379 juta. Namun, ada potongan harga sebesar Rp 10 juta menjadi Rp 369 juta on the road (OTR) Jakarta bagi konsumen yang melakukan pembelian sebelum 3 Agustus 2025.
GWM ORA 03 merupakan hatchback EV yang berada di segmen MG 4 EV dan BYD Dolphin. Soal dimensi, ia punya panjang 4.235 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.596 mm, dan wheelbase 2.650 mm.
Tersedia fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) terintegrasi, meliputi Intelligent Cruise Assist (ICA) dan Lane Centering Assist (LCA) yang membuatnya bisa berjalan secara semi-autonomous.
Trending Now