Mulai Lokalisasi 2026, BYD Siap Genjot Penjualan Tahun Depan
24 November 2025 10:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Mulai Lokalisasi 2026, BYD Siap Genjot Penjualan Tahun Depan
BYD optimis penjualan makin moncer karena mulai produksi lokal tahun depan. #kumparanOTOkumparanOTO

Head of Public Relations and Government BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menyampaikan bahwa proses pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat sudah disiapkan untuk mulai beroperasi tahun 2026 mendatang.
βSementara ini kami sudah masuk ke tahap akhir ya. Kalau lancar itu semua, dimulai (produksi) kuartal satu 2026,β buka Luther di arena Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat (21/11/2025).
Luther melanjutkan, saat ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sudah melakukan audit terhadap perusahaan. Proses itu diiringi dengan koordinasi bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
BYD Motor Indonesia sebagai pabrikan dengan penjualan mobil listrik terbanyak di Indonesia saat ini merasa lebih percaya diri dengan dimulainya lokalisasi.
βKalau kami berbasis manufaktur, kami justru lebih confidence dan lebih optimistis. Karena assurance terhadap production dan supply itu lebih clear. Kalau sekarang (impor) kami mungkin masih dapat kondisi-kondisi tertentu yang membuatnya tidak certain (yakin),β jelasnya.
Bicara produksi lokal tentu berkaitan erat dengan harga yang akan terkoreksi. Namun, Luther menampik hal tersebut. Menurutnya, harga jual produk BYD ketika sudah dilokalisasi akan sama dengan pagu yang berlaku sekarang.
βBYD saat ini memanfaatkan kebijakan insentif (untuk impor mobil listrik CBU) yang membuat kondisi BYD dengan atau tanpa manufaktur itu relatif sama. Ini membuat keyakinan atau confidence kepada konsumen itu membeli BYD, baik sekarang atau nanti,β ucap Luther.
βJadi saya sampaikan bahwa itu (harga) pasti sama,β pungkasnya tegas.
BYD Motor Indonesia diketahui tengah mendirikan fasilitas manufaktur untuk mobil-mobil BYD. Lokasinya terletak di area Subang Smartpolitan dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun.
Pabrik BYD di kawasan tersebut berada di atas lahan seluas 108 hektare. Lokasinya dekat dengan gerbang tol KM 89, akses Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, hingga Tol Trans Jawa yang menjadi salah satu jalur distribusi logistik dan transportasi padat di Indonesia.
