Perhatikan Ini Sebelum Pasang Lampu Biled Biar Kelistrikan Awet

17 Agustus 2025 12:00 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perhatikan Ini Sebelum Pasang Lampu Biled Biar Kelistrikan Awet
Pemasangan lampu biled harus dilakukan di bengkel yang paham tentang kelistrikan agar tidak merusak kompnen motor yang bisa berakibat fatal. #kumparanOTO
kumparanOTO
Hasil lampu garapan Pendawa Horn. Foto: Pendawa Horn
zoom-in-whitePerbesar
Hasil lampu garapan Pendawa Horn. Foto: Pendawa Horn
Bagi sebagian pemilik motor, mengganti lampu bawaan pabrik dengan biled bukan hanya soal tampilan yang lebih modern, tetapi juga demi meningkatkan pencahayaan saat berkendara di malam hari.
Lampu biled menawarkan sinar lebih terang, fokus, dan hemat energi dibanding bohlam konvensional. Namun, di balik keunggulannya, ada risiko besar yang mengintai bila pemasangannya dilakukan sembarangan. Mulai dari aki tekor, kabel terbakar, hingga sistem kelistrikan motor rusak total.
Kepala Mekanik Bengkel Pendawa Horn, Nanang Sunardi, menegaskan bahwa keamanan kelistrikan harus menjadi prioritas utama saat memasang lampu biled.
Suasana di bengkel lampu modifikasi Pendawa Horn. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab aki cepat habis adalah instalasi yang tidak mengikuti prosedur.
โ€œYang penting itu pakai relay dan instalasinya sesuai SOP (standard operating procedure). Pakai relay sih wajib. Terus instalasinya nggak boleh ngambil dari kabel bodi, harus langsung sesuai jalur saklarnya,โ€ ujar Nanang saat ditemui kumparan di bengkelnya baru-baru ini.
Menurutnya, mengambil arus dari kabel bodi justru bisa memicu masalah serius. Dampaknya bisa membuat arus listrik tekor bahkan korslet.
โ€œKalau ngambil dari bodi, misalnya ada korslet, kabel bodi yang kena bisa kebakar semua. Itu bahaya, karena efeknya bisa merusak seluruh jalur kelistrikan,โ€ tegasnya.
Suasana di bengkel lampu modifikasi Pendawa Horn. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Dengan instalasi yang tepat seperti yang dilakukan di Pendawa Horn, pemilik motor tidak perlu khawatir soal tambahan aki. โ€œPakai daya aki standar saja sudah cukup,โ€ tambahnya.
Soal batas daya, Nanang menyarankan pemilik motor tidak memasang lampu biled dengan daya di atas 70 Watt. Kisaran 60-70 Watt menurutnya sudah cukup aman digunakan tanpa membebani aki standar.
โ€œMasih aman, bahkan di motor seperti Beat juga nggak masalah. Motor yang sudah bore-up pun nggak bikin ngempos kelistrikannya,โ€ jelasnya.
Untuk urusan retrofit, atau pemasangan biled pada motor yang sebelumnya tidak menggunakan jenis lampu ini, Nanang mengaku tingkat kesulitannya relatif sama pada berbagai jenis motor.
Kuncinya tetap ada pada penyesuaian jalur kabel dan pemasangan yang sesuai prosedur. Motor-motor yang sering masuk ke bengkel Pendawa Horn cukup beragam, mulai dari skutik kecil seperti Honda Beat dan Scoopy, hingga big matic seperti Yamaha Nmax, Aerox, Xmax, Honda Vario, bahkan CX. Semua penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas kelistrikan motor masing-masing.
Vespa yang sering dianggap rumit karena sistem kelistrikannya juga bukan masalah berarti bagi Pendawa Horn. Meski ada beberapa perbedaan teknis dibanding motor Jepang, seperti jalur khusus untuk lampu, hal tersebut bisa diatasi karena mereka membuat jalur sendiri.
Suasana di bengkel lampu modifikasi Pendawa Horn. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
โ€œKalau di Pendawa sama saja sebenarnya. Paling yang beda itu di jalur lampunya, tapi karena jalurnya kita bikin sendiri, jadi nggak terlalu bermasalah,โ€ kata Nanang.
Nanang mengaku sering menemui motor yang baru saja dipasangi lampu biled di bengkel lain, namun tak lama kemudian mengalami masalah kelistrikan.
โ€œKadang ada yang baru pasang lampu biled, tiba-tiba aki kesedot terus, mau starter sudah nggak bisa, padahal motornya nggak ada kick starter. Itu karena instalasinya salah,โ€ tuturnya.
Ia pun menegaskan bahwa pemasangan lampu biled tidak boleh hanya mengutamakan hasil visual atau sekadar terang di jalan, tetapi juga harus memperhatikan standar teknis agar kelistrikan motor tetap aman. Dengan mengikuti prosedur yang benar, pemilik motor bisa menikmati pencahayaan optimal tanpa khawatir aki cepat habis atau kabel terbakar.
Trending Now