Presiden Prabowo Bicara Soal Ekosistem Semikonduktor untuk Industri Otomotif
12 Januari 2026 18:53 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Presiden Prabowo Bicara Soal Ekosistem Semikonduktor untuk Industri Otomotif
Presiden Prabowo bicara soal pengembangan ekosistem semikonduktor untuk industri otomotif nasional. #kumparanOTO #dailyupdatekumparanOTO

Pemerintah lewat Sekretariat Kabinet melampirkan hasil rapat yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor pada Minggu, 11 Januari kemarin. Salah satu yang dibahas adalah investasi dan pengembangan teknologi semikonduktor.
Lewat keterangan resmi, dijelaskan hal itu dimaksudkan untuk penguatan sektor otomotif dan juga elektronik. Utamanya membentuk industri chip Indonesia ke depannya yang dapat digunakan pada produk otomotif, digital, dan elektronik.
Kabar tersebut sebelumnya pernah diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang mengeklaim Amerika Serikat (AS) mulai tertarik mengembangkan ekosistem semikonduktor di Tanah Air.
Kala itu, pernyataan tersebut dilontarkan saat Indonesia dan AS menyepakati kesepakatan tarif resiprokal yang sempat menjadi pembahasan global.
"Dengan ditandatangani perjanjian perdagangan, Amerika sudah mulai tertarik untuk mendorong semikonduktor di Indonesia. Jadi ini yang sekarang juga sedang dipersiapkan ekosistemnya,โ ucap Airlangga dalam konferensi pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan, Jakarta Selatan pada Agustus 2025 lalu.
Adapun terkait lokasi pembangunan, Airlangga menyatakan bahwa rencananya akan dibangun di beberapa daerah, terutama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). โ(Target pembangunan) Di beberapa daerah, di KEK,โ terangnya usai konferensi pers.
Peran chip semikonduktor pada industri otomotif begitu vital, umumnya berfungsi menjalankan fitur-fitur elektronik serta komponen yang membutuhkan operasi komputasi. Seperti ADAS (Advanced Driver Assistant System) dan sebagainya.
Krisis suplai chip semikonduktor yang terjadi pada beberapa tahun lalu membuat beberapa pabrikan otomotif dunia kewalahan memproduksi suplai, sehingga pengiriman stok ke diler menjadi terganggu dan sebabkan inden.
