Promo Diler dan Bonus Perusahaan Siap Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun

17 Oktober 2025 9:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Promo Diler dan Bonus Perusahaan Siap Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun
Pengamat otomotif sekaligus akademisi ITB mengungkap cara APM dongkrak penjualan mobil hingga akhir tahun. #kumparanOTO
kumparanOTO
Peluncuran VinFast VF 7 di GIIAS 2025. Foto: VinFast
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran VinFast VF 7 di GIIAS 2025. Foto: VinFast
Memasuki kuartal keempat tahun 2025, penjualan mobil nasional diprediksi akan mengalami peningkatan. Pengamat otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu mengatakan, penjualan positif di akhir tahun merupakan kecenderungan berkala.
”Secara historis, pasar otomotif memang cenderung merangkak naik menjelang akhir tahun. Sebab, secara umum, akhir tahun adalah musimnya pameran otomotif skala kecil dan menengah serta program cuci gudang dari para diler,” buka Yannes kepada kumparan, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, ada beberapa program yang diberikan diler. Seperti diskon khusus, paket cicilan ringan, hingga bonus aksesori.
Mobil Rocky hybrid ditampilkan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
”Mereka (diler) akan menawarkan diskon tambahan, paket bunga 0 (nol) persen, atau bonus aksesori untuk mencapai target penjualan tahunannya. Sehingga dapat bonus dan rating bagus dari APM (Agen Pemegang Merek),” jelasnya.
Bukan hanya program penjualan, insentif atau bonus karyawan dari perusahaan pun berpotensi mendorong pertumbuhan penjualan mobil.
β€œLalu, perusahaan yang masih sehat akan memberikan bonus akhir tahun, yang seringkali dialokasikan untuk DP (down payment) pembelian kendaraan baru,” ucap Yannes.

Performa penjualan September 2025

Suasana booth Toyota pada pegelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025) Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) menunjukkan adanya perlambatan penjualan mobil secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) pada periode bulan September sebesar 15,1 persen, dari 73.108 unit di tahun 2024 menjadi 62.071 unit di 2025.
Sejalan dengan itu, performa penjualan retail (dari diler ke konsumen) juga turun 12,2 persen. Pada September 2024 tercatat sebanyak 72.601 unit, sementara 2025 terkoreksi menjadi 63.723 unit.
Adapun capaian positif terjadi secara bulanan. Penjualan wholesales September 2025 naik 0,5 persen dari 61.777 unit pada bulan sebelumnya. Namun, retail tetap anjlok 4,2 persen dari angka 66.518 unit.
Secara year-to-date juga masih negatif. Sepanjang Januari hingga September 2025 penjualan wholesales tercatat 561.819 unit. Merosot 11,3 persen dari periode serupa 2024 sebanyak 633.660 unit.
Retail pun sama, terjadi penurunan sebesar 10,9 persen dari 657.448 unit di 2024 menjadi 585.917 unit di periode 9 bulan 2025.
Trending Now