Sanae Takaichi, Calon Perdana Menteri Jepang Rupanya Pecinta Toyota Supra

7 Oktober 2025 6:46 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sanae Takaichi, Calon Perdana Menteri Jepang Rupanya Pecinta Toyota Supra
Calon Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyimpan cerita kesetiannya terhadap Toyota Supra (A70) sebagai mobil pertama. #kumparanOTO
kumparanOTO
Sanae Takaichi bersama Toyota Supra A70 kesayangannya. Foto: Dok. Daily Shincho
zoom-in-whitePerbesar
Sanae Takaichi bersama Toyota Supra A70 kesayangannya. Foto: Dok. Daily Shincho
Politisi Jepang Sanae Takaichi menjadi calon perdana menteri wanita Jepang pertama setelah terpilih sebagai pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) pada Sabtu (4/10/2025).
Di balik perjalanannya sebagai politisi ulung, ia ternyata seorang loyalis di dunia otomotif. Disitat dari Daily Shincho, Takaichi memiliki Toyota Supra (A70) lansiran 1991 yang ia beli sedari baru untuk mobil pertamanya.
β€œSaya bekerja keras dan menabung untuk membeli mobil baru pertama saya. Saya sudah menantikannya bahkan sebelum dirilis,” kata Takaichi.
Model yang dimiliki yakni Toyota Supra 2.5 GT Twin-Turbo Limited 1991 dengan mesin 1JZ-GTE 6-silinder twin-turbo bertenaga 239 dk bertransmisi otomatis 4-percepatan. Dibeli pada masa itu seharga 4,3 juta yen atau setara Rp 474 jutaan.
Sanae Takaichi bersama Toyota Supra A70 kesayangannya. Foto: Dok. Daily Shincho
Adapun sejumlah ciri khas dari Toyota Supra miliknya, mulai dari dua stiker TOM, sistem navigasi besutan Panasonic, hingga interior warna burgundy. Sejak dibeli, Takaichi menggunakan mobil tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Sampai kesibukannya di ranah politik terus memuncak, termasuk saat menjadi Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi membuatnya tak memiliki banyak waktu luang untuk mengemudikan Toyota Supra itu.
Akhirnya, ia menitipkan mobil tersebut di sebuah bengkel lokal di Nara Saat odometer menunjukkan 77 ribu kilometer. Terdiam bukan sebentar, tapi bertahun-tahun. Kendati demikian, Takaichi mengunjungi bengkel tersebut secara berkala, menjadi bukti kesetiaannya terhadap kendaraan pertamanya.
Sanae Takaichi bersama Toyota Supra A70 kesayangannya. Foto: Dok. Daily Shincho
”Tapi aku mencintainya dan aku tidak bisa membuangnya,” ucapnya singkat.
Setelah lama terdiam di dalam bengkel lokal, Toyota Nara mengakuisisi mobil tersebut untuk dipugar secara menyeluruh. Sebagai upaya mengembalikan kondisinya ke masa jaya laksana mobil baru.
Tim restorasi Supra milik Takaichi terdiri dari 10 orang, 6 untuk urusan bodi dan 4 lainnya mengerjakan pengecatan. Kemudian, proyek β€˜ST Supra 80’ pun dimulai. Nama proyek tersebut diambil dari ST merujuk pada Sanae Takaichi dan 80 karena bertepatan dengan peringatan 80 tahun Toyota Nara.
Toyota Supra (A70) milik Sanae Takaichi. Foto: Dok. Daily Shincho
Saat ini, Toyota Supra milik Sanae Takaichi tersimpan rapi di salah satu museum di kota kelahirannya, Nara. Tepatnya di Nara Museum.
Sebelum membeli Toyota Supra (A70), Takaichi menggunakan Toyota Celica XX yang dibeli dalam kondisi bekas. Mobil ini merupakan pendahulu Supra (A70) dengan desain bodi yang masih menyerupai.
Trending Now