Solusi CVT Motor Matik Bebas Gredek

19 Agustus 2024 18:37 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Solusi CVT Motor Matik Bebas Gredek
Kendala yang umum ditemui oleh pengguna motor matik adalah bagian CVT yang getar atau sering disebut dengan istilah gredek. #kumparanOTO
kumparanOTO
Mesin motor yang sedang digarap Meydi Speed di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mesin motor yang sedang digarap Meydi Speed di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Kendala yang umum ditemui oleh pengguna motor matik adalah bagian CVT yang getar atau sering disebut dengan istilah gredek. Kondisi ini sering terjadi saat gas dibuka, getarannya tersebut menjadi hal yang menyebalkan dan membuat tidak nyaman.
Penyebab utamanya biasanya karena bagian CVT kotor. Kotoran yang menumpuk di bagian mangkok CVT bikin kanvas ganda bergesekan dengan debu yang menumpuk.
Penggawa Meydi Speed Ekhsan Saputra kerap menerima keluhan CVT gredek dari konsumennya. Biasanya ia menyarankan untuk upgrade bagian CVT untuk mengatasi masalah tersebut.
β€œSaya biasanya menyesuaikan bagian mangkok CVT di bagian sudutnya dikasih lubang bor-boran. Bukan di tempat kampasnya ya, tapi pas posisi di bagian sudutnya, tujuannya buat buang debu,” buka Meydi saat ditemui di bengkelnya di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan belum lama ini.
β€œSelain itu, per sentrinya juga dicek biasanya terlalu empuk, itu bisa juga berpengaruh bikin gredek. Jadi per sentrinya diganti sama yang lebih keras kaya pakai punya Xeon,” imbuhnya memberikan contoh salah satu solusi untuk Yamaha Nmax.
Ilustrasi CVT motor matic. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
β€œMakanya motor Xeon standarnya terlalu gerung itu karena pernya terlalu keras. Tapi motor itu Tapi gerdek nggak pernah itu motor Xeon,” katanya.
Adapun penambahan lubang pada bagian mangkok CVT sebagai jalur pembuangan debu. Kalau terlalu banyak bisa bikin mangkok CVT terlalu ringan, sehingga motor juga menjadi ringan yang justru malah bisa bikin torsinya turun.
β€œNah kalau untuk bagian pulley, biasanya derajatnya diubah sesuai kebutuhan. Lalu untuk jalur rollernya dikerok, karena kalau jalur kerokannya enggak pas bisa bikin rollernya peyang dan otomatis bisa bikin motor itu jadi malah gredek,” ujarnya.
Soal harga, untuk upgrade CVT motor matik medium seperti Yamaha NMax, Yamaha Aerox, Yamaha Lexy, Honda Vario dibandrol Rp 700 ribu, sementara a untuk Yamaha XMAX dibandrol 1,5 juta. Harga tersebut sudah termasuk pulley depan, mangkok CVT, per CVT, per sentri dan roller.
Trending Now