Toyota Perkuat Komitmen Edukasi dan Lingkungan hingga Ujung Barat Indonesia
9 Agustus 2025 13:02 WIB
·
waktu baca 2 menit
Toyota Perkuat Komitmen Edukasi dan Lingkungan hingga Ujung Barat Indonesia
Toyota berharap melalui pendekatan inklusif, program ini bisa melahirkan talenta muda dari seluruh penjuru negeri untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.kumparanOTO

Toyota Indonesia memperluas kontribusinya di bidang pendidikan dan lingkungan hingga ke ujung barat Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan manajemen ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto membagikan wawasan kepemimpinan dan Toyota Values kepada mahasiswa.
Di sana, ia juga melihat Lean Manufacturing Laboratory (LML) yang menjadi pusat pembelajaran Toyota Production System (TPS) di kampus tersebut.
“TPS adalah sistem produksi asli yang dikembangkan oleh Toyota untuk mencapai produksi yang efisien dan berkualitas dengan meminimalkan pemborosan. Jadi, Lean Manufacturing pada dasarnya adalah penerapan prinsip-prinsip TPS di berbagai industri. Laboratorium ini merupakan bagian dari inisiatif CSR Toyota Indonesia di bawah pilar pendidikan, dan telah didukung dengan pelatihan dosen, kurikulum, dan modul TPS,” kata Nandi.
Adapun USK menjadi salah satu dari 10 universitas model TPS di Indonesia. Kehadiran LML menjadi jembatan teori dan praktik industri, sekaligus menanamkan mindset perbaikan berkelanjutan (Kaizen).
Toyota Eco Youth “Mencari Bintang” Hadir di Sabang
Lebih lanjut kunjungan ke NAD juga mencakup SMAN 2 Sabang di Pulau Weh. Di sana, Toyota meluncurkan program Toyota Eco Youth (TEY) “Mencari Bintang” untuk mendorong partisipasi pelajar di wilayah 3T (Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dalam isu lingkungan.
TEY yang telah eksis lebih dari 10 tahun menjadi ajang inovasi pelajar SLTA dalam menjaga kelestarian lingkungan. Namun, keterbatasan akses membuat banyak sekolah di luar kota besar belum terlibat optimal.
“TEY Mencari Bintang bukan sekadar program kompetisi, tetapi juga sebuah gerakan edukatif yang mengajak para pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya,” ujar Nandi.
Toyota berharap melalui pendekatan inklusif, program ini bisa melahirkan talenta muda dari seluruh penjuru negeri untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.
