Truk Muatan Keramik Kecelakaan di Wonosobo, Diduga Rem Blong

27 Desember 2025 20:04 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Truk Muatan Keramik Kecelakaan di Wonosobo, Diduga Rem Blong
Truk angkut keramik 38 ton mengalami kecelakaan di simpang Kertek, Wonosobo pada Sabtu (27/12/2025) pagi. #kumparanOTO
kumparanOTO
Kecelakaan truk pengangkut 38 ton keramik dengan nomor polisi T 9167 PO di simpang Pasar Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Instagram/@humaspolreswonosobo
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan truk pengangkut 38 ton keramik dengan nomor polisi T 9167 PO di simpang Pasar Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Instagram/@humaspolreswonosobo
Kecelakaan truk bermuatan keramik terjadi di simpang Pasar Kertek, Wonosobo pada Sabtu (27/12/2025) pukul 06.15 pagi. Insiden ini terjadi akibat truk mengalami kegagalan pengereman.
β€œTerjadi kecelakaan tunggal sekitar pukul 6.15 (WIB) truk tronton yang remnya blong dan menabrak salah satu bangunan yang ada di wilayah Kertek,” ucap Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.
Terdapat lima orang korban luka ringan dari kejadian ini meliputi S (65 tahun), S (49 tahun), N.F. (41 tahun), S.S., dan A.S. (13 tahun). Seluruhnya langsung mendapatkan perawatan medis.
β€œSementara korban yang teridentifikasi lima luka ringan dan tidak ada yang meninggal dunia,” sambungnya.
Kecelakaan truk pengangkut 38 ton keramik dengan nomor polisi T 9167 PO di simpang Pasar Kertek, Wonosobo, Sabtu (27/12/2025). Foto: Dok. Instagram/@humaspolreswonosobo
Kejadian bermula ketika truk bermuatan keramik dengan nomor polisi T 9167 PO yang dikemudikan M.A.K. (29 tahun) melaju dari arah Kledung ke persimpangan.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, truk melaju dengan kecepatan cukup tinggi tak terkendali, menyerempet sepeda motor Honda Scoopy, hingga akhirnya melibas separator jalan dan menabrak bangunan di depannya.
Beberapa bagian bangunan hancur. Muatan 38 ton keramik pun pecah berkeping-keping dan berserakan di sekitar lokasi kejadian.
”Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” pungkas Kasim.
Trending Now