Xiaomi Beli dan Bongkar Tesla Model Y untuk Kembangkan Mobil YU7
15 November 2025 10:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Xiaomi Beli dan Bongkar Tesla Model Y untuk Kembangkan Mobil YU7
Demi pengembangan mobil listrik sendiri, Xiaomi ternyata akui beli dan bedah Tesla Model Y. #kumparanOTOkumparanOTO

CEO Xiaomi, Lei Jun, mengatakan salah satu hal penting yang membuat perusahaannya bisa sukses adalah mempelajari perusahaan lain yang menjadi pesaing kuat. Ia bilang, awal tahun 2025 pihaknya sudah membeli tiga unit Tesla Model Y untuk dipelajari.
โKami membeli tiga Tesla Model Y di awal tahun ini. Kami membongkar dan mempelajari setiap komponen serta bagiannya secara satu per satu,โ kata Jun di China belum lama ini, sebagaimana dilaporkan Carscoops.
Perlu dicatat, pendekatan dengan mempelajari pesaing lain bukanlah hal yang unik bagi Xiaomi. Dalam industri otomotif, menjatuhkan produk yang menjadi saingan sudah dilakukan sejak lama.
Pendekatan semacam ini dianggap efektif untuk mempercepat inovasi, menekan biaya riset, sekaligus memastikan produk yang dirilis mampu bersaing di pasar dengan lebih kuat.
Selama diskusi di Pusat Konvensi Nasional Beijing, China, Jun memuji Model Y dan membandingkannya secara langsung dengan model YU7 terbaru. Tak seperti pemimpin perusahaan lainnya, Jun menampik bahwa produk teranyarnya akan mengalahkan mobil terlaris Elon Musk.
โJika tidak memilih YU7, Anda bisa mempertimbangkan Model Y. Saya tidak mengkritik Model Y karena itu adalah mobil yang sangat-sangat luar biasa,โ imbuhnya singkat.
Pada bulan Agustus 2025, Jun memanfaatkan media sosial untuk mendorong mereka mencari mobil setrum (EV) baru supaya menjatuhkan hati ke Xiaomi, terlebih model YU7. Diketahui, Xiaomi telah menerima antrean pesanan yang sangat banyak.
Sebagai informasi, perusahaan langsung mengantongi sekitar 240 ribu Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) setelah 18 jam mobil YU7 meluncur di China pada bulan Juni lalu. Bahkan, beberapa pelanggan ada yang dikabarkan harus inden selama satu tahun.
Dengan strategi yang sama lewat media sosial, Jun mulai mengajak pelanggan untuk mempertimbangkan opsi mobil setrum lainnya daripada harus inden satu tahun. Ia pun merekomendasikan beberapa EV, seperti Xpeng G7, Li Auto i8, dan Tesla Model Y.
