Yamaha NMax Minta Ganti Modul ABS, Siapkan Dana Rp 6,7 Jutaan
8 September 2025 9:30 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Yamaha NMax Minta Ganti Modul ABS, Siapkan Dana Rp 6,7 Jutaan
Ketahui harga komponen modul rem ABS Yamaha NMax 2020, lebih dari Rp 6 juta. #kumparanOTO #dailyupdatekumparanOTO

Service Advisor Yamaha Harapan Motor Cilodong, Wawan Sutawijaya bercerita untuk harga satu komponen modul ABS yang tersemat pada model NMax atau XMAX saat ini mencapai jutaan rupiah. Ini bisa dipantau lewat aplikasi pabrikan, hingga katalog laman resmi.
"Sekarang itu, untuk NMax harganya sudah Rp 6 jutaan atau lebih, XMAX juga begitu mirip-mirip. Aerox generasi sebelumnya lebih murah karena cuma buat di depan," buka Wawan ditemui kumparan belum lama ini.
Menilik aplikasi Yamaha Parts Katalog, sistem ABS Nmax tahun 2020 terdiri dari beberapa komponen terpisah. Mulai dari Wheel Sensor Assy depan dan belakang, Bolt Flage Deep Recess, Band, Clamp, Communication Control Unit Assy., dan Hydraulic Unit Assy.
Komponen terakhir yang ditulis yakni modul ABS memiliki banderol paling mahal yakni Rp 6.727.000 sudah termasuk pajak. Bila butuh pergantian, maka mengacu pada banderol tersebut namun belum termasuk biaya pengerjaan, serta tambahan komponen lain yang diperlukan. Berikut detailnya:
Perawatan rem ABS di Yamaha NMax
Jangan terburu pusing melihat harganya, lantaran perawatan sistem rem ABS pada motor seperti NMax sejatinya tidak susah. Wawan bilang, pemilik sebenarnya cukup melakukan perawatan rutin dengan mengganti pelumas atau minyak rem.
"Kalau punya motor dengan fitur rem ABS itu dianjurkan ganti minyak atau pelumasnya minimal satu tahun sekali. Kuras minyak rem, ya. Jadi benar-benar yang lama itu dikeluarkan semua dan diganti pelumas baru, bukan sekadar ditambahkan," paparnya.
Periode penggantian pelumas minimal setiap satu tahun sekali jika pemakaian normal. Sementara harga cairan pelumas berkisar Rp 64-68 ribuan untuk satu botol yang cukup mengisi dua tabung reservoir rem depan dan belakang.
"Makanya dia ada lampu indikator sendiri yang logo ABS. Kalau sistem normal lampu akan menyala stand by hingga mesin motor dalam keadaan hidup dan nanti akan padam sendiri jika sudah berjalan lebih 10 km/jam," tutur Wawan.
Sebaliknya, jika lampu indikator tak lekas padam setelah melaju lebih dari 10 km/jam, tandanya ada masalah pada sistem rem. Wawan menambahkan akan muncul kode 42 yang berarti adanya masalah terkait modul ABS.
