Asteroid 2007 FT3 Diklaim Bakal Tabrak Bumi Oktober 2024, Ini Kata NASA
9 Januari 2024 10:32 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Asteroid 2007 FT3 Diklaim Bakal Tabrak Bumi Oktober 2024, Ini Kata NASA
Ada asteroid berukuran raksasa bakal menghantam Bumi pada Oktober 2024. Benarkah?kumparanSAINS

Sejumlah platform berita melaporkan bahwa tahun ini Bumi bakal dihantam asteroid 2007 FT3 yang โhilangโ. Menurut beberapa laporan, jika asteroid 2007 FT3 menabrak Bumi, ia akan menghasilkan energi setara 2,6 miliar ton TNT.
Disebut asteroid yang โhilangโ karena objek luar angkasa ini telah menghilang sejak pertama kali ditemukan, dan dirumorkan berpotensi menghantam Bumi pada 5 Oktober 2024. Lantas, apakah benar asteroid ini bakal menghantam Bumi?
Asteroid FT3 2007 pertama kali diamati pada 2007 dan termasuk dalam NASA Senty Risk Table, yakni objek yang berpotensi berbahaya bagi Bumi. Dia juga merupakan asteroid yang โhilangโ karena hanya terlihat 1,2 hari sebelum akhirnya menghilang dari pandangan NASA.
Asteroid ini berukuran 314 meter, dan cahayanya sangat redup sehingga sejak pertama kali ditemukan, dia tidak pernah terlihat lagi. Namun belakangan, asteroid FT3 2007 kembali teramati di 14 titik busurnya selama dua hari terakhir, sehingga memungkinkan para astronom menghitung orbitnya dan mencari potensi menabrak Bumi.
Dengan melakukan perhitungan tersebut, Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA memprediksi 89 potensi dampak, termasuk satu dampak pada 5 Oktober 2024.
Meski terdengar mengerikan, NASA menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sebab, salah satu momen di mana asteroid berpotensi menghantam Bumi atau posisi asteroid seharusnya berada dekat Bumi terjadi pada 2019. Artinya, asteroid ini sudah melewati jarak terdekat dengan Bumi.
Selain itu, NASA dan observatorium lain yang bertugas melacak orbit benda yang ditemukan di Tata Surya dan berpotensi menghantam Bumi juga belum menemukan asteroid berukuran 140 meter atau lebih yang punya peluang menabrak Bumi dalam kurun waktu 100 tahun ke depan. Sebagaimana diketahui, para astronom NASA bisa memprediksi pergerakan orbit benda luar angkasa hingga sekitar 100 tahun ke depan.
โTidak ada ancaman dampak asteroid terhadap Bumi pada abad mendatang. Nasa dan mitranya rajin mengamati langit untuk menemukan, melacak, dan mengkategorikan asteroid dan objek dekat Bumi (NEO), termasuk objek yang mungkin mendekati Bumi, kata juru bicara NASA sebagaimana dikutip IFLScience.
โCatatan penting di sini adalah para ilmuwan planet mendefinisikan pendekatan asteroid yang berada dalam jarak 48 juta km dari orbit Bumi sebagai jarak yang cukup dekat. Semakin besar sebuah asteroid, semakin mudah bagi para ahli pertahanan planet kita untuk menemukannya.โ
Jika FT3 2007 teramati lagi oleh para astronom, maka mereka dapat mempelajari lebih lanjut tentang orbitnya. Dan jika dia benar-benar berpotensi menghantam Bumi meski sangat tidak mungkin terjadi, astronom mungkin bisa segera menjalankan misi untuk menangkisnya.
