Elon Musk Targetkan Pesawat Starship Meluncur ke Mars 2026, Kirim Manusia 2028
3 Juni 2025 10:39 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
Elon Musk Targetkan Pesawat Starship Meluncur ke Mars 2026, Kirim Manusia 2028
Semua rencana Elon Musk akan sangat bergantung pada kemampuan Starship untuk berhasil melintas ruang antar-planet.kumparanSAINS

Elon Musk mengungkap rencananya mengirim manusia ke Mars. Sebelum proyek ambisius itu dilakukan, ia akan meluncurkan Starship tanpa awak pada akhir 2026 mendatang.
Starship, pesawat luar angkasa buatan SpaceX, sempat mengalami kegagalan uji coba ke-9 beberapa hari yang lalu, ketika kendaraan berakhir dengan terbakar di atmosfer di atas Samudra Hindia. Namun kegagalan tes tersebut tampaknya tidak menyurutkan Musk untuk mengeksplorasi permukaan Mars.
Mengirim manusia ke Planet Merah rencananya akan dilakukan tepat ketika Bumi dan Mars berada pada posisi ideal dalam orbit, terjadi setiap 780 hari. Ini dilakukan agar peluncuran dapat menghemat energi karena kedua planet ada pada jarak yang cukup dekat.
Sebelum mengirim manusia, Musk berencana akan mengirim lima wahana antariksa tanpa awak ke Mars, dimulai pada November 2026 dengan peluang kemungkinan 50/50, kemudian 20 wahana pada periode berikutnya (tahun 2028-2029), 100 wahana pada periode ketiga (tahun 2030-2031), dan 500 wahana pada 2033. Penumpang pertama berupa robot Optimus yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.
Peluncuran pada 2028 kemungkinan ada manusia di dalamnya, atau bisa jadi hanya robot saja. Peluncuran berikutnya dipastikan manusia yang akan pergi ke Mars. Ratusan wahana yang dikirim ke Mars punya misi untuk membawa sebanyak mungkin material agar Mars bisa mandiri. Belum tahu berapa banyak material yang dibutuhkan.
βDugaan saya sekitar 1 juta ton. Mungkin 10 juta ton. Saya harap tidak 100 juta ton,β kata Musk sebagaimana dikutip IFL Science.
Semua rencana ini akan sangat bergantung pada kemampuan Starship untuk berhasil melintas ruang antar-planet, mendarat, kemudian meluncur kembali. Saat ini, Starship belum satu kali pun melakukan pendaratan di Bumi, dan dalam dua pengujian sebelumnya, wahana itu meledak beberapa menit setelah lepas landas.
Musk mengklaim, ada banyak hal yang bisa dipelajari setiap uji coba Starship, hingga suatu saat nanti dapat mengirim ratusan ribu, bahkan jutaan orang ke Mars. Ia bilang, Starship dapat membawa siapa pun yang ingin pergi ke Planet Merah, serta membawa semua peralatan untuk membuat Mars mandiri.
Cita-cita luhur Musk untuk mengirim manusia ke Mars sebenarnya sangat patut dipertanyakan. Pertanyaan mendasarnya adalah: Kenapa orang-orang harus pergi ke Mars? Bagaimana mereka bisa sampai di sana dengan aman? Bagaimana mereka bisa hidup aman di Mars? Bagaimana Mars bisa mandiri? Apakah rencana ini bisa terlaksana?
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa impian untuk pergi ke luar angkasa bukan lah milik Musk seorang. Ada banyak orang yang juga mendambakannya, termasuk mungkin kamu. Tapi ingat, Mars bukanlah surga. Dia planet yang memiliki iklim ekstrem, gurun dingin yang ditutupi tanah beracun dan dibombardir oleh radiasi. Bagaimana mungkin orang yang tinggal di Mars bisa menghindari radiasi ini? Untuk sementara waktu, tinggal di Mars tampaknya kemustahilan.
Aspek kemandirian juga merupakan tantangan besar. Dalam buku βA City On Marsβ, para ahli, termasuk Dr. Kelly dan Zach Weinersmith, membahas bagaimana tantangan yang harus dilewati oleh populasi di luar angkasa, termasuk mendapatkan makanan dan melakukan pengobatan di luar angkasa.
Bagaimanapun, yang terpenting saat ini adalah wahana antariksa Starship harus mengalami kemajuan dalam beberapa bulan ke depan agar sebagian kecil dari rencana Musk dapat terwujud. Minimal dapat lepas landas dan kembali mendarat di Bumi dengan selamat.
