Foto: Makam Orang Kaya Era Romawi Kuno Ditemukan di Albania
1 Oktober 2025 15:33 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Foto: Makam Orang Kaya Era Romawi Kuno Ditemukan di Albania
Makam ini pertama kali ditemukan warga sekitar yang melihat beberapa batu unik di dataran tinggi dekat perbatasan dengan Makedonia UtarakumparanSAINS
Arkeolog di Albania menemukan sebuah ruang pemakaman era Romawi kuno yang berasal dari abad ke-3 hingga abad ke-4 Masehi. Makam jenis pertama ini ditemukan di negara Balkan yang dulunya merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi ini.
Makam ini pertama kali ditemukan warga sekitar yang melihat beberapa batu unik di dataran tinggi dekat perbatasan dengan Makedonia Utara. Staf dari Institut Arkeologi kemudian menggali pada awal Agustus dan menemukan struktur bawah tanah dengan lempengan batu kapur besar yang bertuliskan huruf Yunani.
Dikutip dari Reuters, arkeolog Erikson Nikolli mengatakan, dari prasasti yang ditemukan menujukkan bahwa orang yang dimakamkan bernama Gelliano, nama yang umum pada periode Romawi.
"Kami tidak yakin tentang identitas orang kedua, tetapi kemungkinan besar merupakan anggota keluarga," kata Erikson Nikolli, arkeolog utama proyek tersebut.
Makam yang memiliki ukuran 9 meter kali 6 meter ini merupakan penemuan pertama di Albania yang diyakini para ahli sebagai tempat peristirahatan terakhir orang kaya, lebih megah daripada situs pemakaman lain yang ditemukan di daerah tersebut.
Pemerintah daerah di Albania kemudian berencana mengembangkan situs tersebut menjadi objek wisata.
Dalam penemuannya, para arkeolog juga mengungkap ukiran rumit pada tepi batu atap dan dinding makam berwarna putih.
"Kami juga menemukan sepotong kain bersulam benang emas, yang menegaskan keyakinan kami bahwa kami berurusan dengan seorang anggota kelas atas," jelasnya.
Nikolli juga menjelaskan bahwa makam tersebut telah dijarah setidaknya dua kali, pertama pada zaman kuno dan kedua ketika alat berat digunakan untuk memindahkan batu besar di atas ruangan.
Tim arkeolog juga menemukan nama penghuni lainnya yang tertulis dalam huruf Yunani tetapi memiliki arti Latin, sementara prasasti kedua menunjukkan bahwa makam tersebut didedikasikan untuk Dewa Jupiter.
Para ahli belum menguraikan prasasti tambahan pada batu yang ditemukan di dekatnya, yang diyakini berasal dari monumen lain yang sekarang dikelilingi oleh ladang jagung dan tambang.
