Jawa Barat Makin Kokoh di Puncak Klasemen Perolehan Medali PON Bela Diri
20 Oktober 2025 8:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Jawa Barat Makin Kokoh di Puncak Klasemen Perolehan Medali PON Bela Diri
Jawa Barat Makin Kokoh di Puncak Klasemen Perolehan Medali PON Bela DirikumparanSPORT

Jawa Barat (Jabar) menjadi pemuncak klasemen sementara perolehan medali umum PON Bela Diri 2025 hingga hari ke-8. Kontingen atlet mereka pada masing-masing cabor konsisten selalu menyumbang pundi-pundi medali emas.
PON Bela Diri 2025 di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, telah memasuki hari ke-8, Minggu (19/10). Sudah ada 7 cabor yang telah dipertandingankan. Tersisa 3 cabor lagi yang belum dimainkan, ialah karate, jiu-jutsu, dan wushu.
Jabar menjadi kontingen tersukses hingga hari ke-8 PON Bela Diri. Total, Jabar sudah meraih 55 medali dari 7 cabor yang sudah dipertandingkan. Di antaranya, 24 medali emas, 7 medali perak, dan 24 medali perunggu.
Pundi-pundi medali Jabar banyak dihasilkan dari cabor Judo. Di sana mereka mampu meraih total 16 medali. Dengan catatan 5 medali emas, 4 medali perak, dan 7 medali perunggu.
Jabar juga jadi kontingen tersukses di cabor taekwondo. Bahkan, mereka mengunci status sebagai juara cabor taekwondo. Jabar berhasil meraih 14 medali. Di mana 10 di antaranya adalah medali emas, dan 4 perunggu.
DKI Jakarta menjadi pesaing terdekat Jabar dalam persaingan perolehan medali umum PON Bela Diri 2025. Saat ini, DKI Jakarta menduduki posisi kedua dengan raihan 4o medali.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum KONI Pusat sekaligus Ketua Panitia Pelaksana PON Bela Diri, Suwarno mengungkap betapa pentingnya ajang ini. Di mana PON Bela Diri menjadi wadah tersendiri dalam melahirkan talenta atlet-atlet bela diri nasional.
"Momen PON Bela Diri ini memang bertepatan dengan masa persiapan atlet pelatnas menuju SEA Games di Thailand sehingga sebagian besar atlet pelatnas tidak diikutsertakan saat ini," ujar Suwarno dalam konferensi pers, Jumat (17/10).
"Ini menjadi peluang untuk membangun kualitas lapis kedua. Setelah para atlet lapis pertama ikut pelatnas, lapis ketiga akan ikut di kejurnas masing-masing cabor. Cabang yang tak ikut pelatnas, seperti tarung derajat, pasti KONI Provinsi akan menampilkan atlet terbaiknya," tambahnya.
