Kejuaraan Dunia Junior: Zaki Ubaidillah Sukses Raih Perak

19 Oktober 2025 18:19 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kejuaraan Dunia Junior: Zaki Ubaidillah Sukses Raih Perak
Zaki Ubaidillah berhadapan melawan wakil China, Liu Yang Ming Yu, dalam partai final Kejuaraan Dunia Junior (BWF World Junior Championships) 2025, Minggu (19/10).
kumparanSPORT
Pebulu tangkis asal Indonesia Zaki Ubaidillah (Ubed) saat bermain di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025. Foto: Dok. PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Pebulu tangkis asal Indonesia Zaki Ubaidillah (Ubed) saat bermain di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025. Foto: Dok. PBSI
Zaki Ubaidillah berhadapan melawan wakil China, Liu Yang Ming Yu, dalam partai final Kejuaraan Dunia Junior (BWF World Junior Championships) 2025, Minggu (19/10). Zaki kalah di partai ini, dan meraih perak.
Gim pertama berjalan dengan ketat, Zaki Ubaidillah berhasil membuat Liu Yang Ming Yu kesulitan. Namun, pada akhirnya Zaki kalah 10-15 di gim pertama.
Di gim kedua, Zaki kesulitan keluar dari tekanan. Ia tertinggal jauh hingga skor 0-5. Zaki sempat bangkit dan memperkecil ketertinggalan pada skor 9-10. Namun, ia kembali kalah di gim kedua dengan skor 11-15.
Zaki Ubaidillah alias Ubed merupakan salah satu tunggal putra binaan PB Djarum. Pada 2025 ini, ia mulai mencuri perhatian publik. Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, pernah bercerita tentang bagaimana Zaki bisa meroket prestasinya begitu cepat.
Atlet PB Djarum, Moh. Zaki Ubaidillah mengembalikan bola saat bertandingan melawan Liu Yang Ming Yu di partai final AJC 2025. Foto: Dok. PB Djarum
"Jadi ada cerita menarik yang tiba-tiba Ubed itu meroket. Dulu kan biasa, aduh cepat banget. Saya tanya ke pelatihnya, Mbak [Christine Lie] Hartati, 'Diapain sih? Kok ada progres tiba-tiba set [cepat] naik gitu?'," katanya kepada awak media di Kudus, Rabu (10/9) lalu.
"Jadi waktu itu, pelatih Imam Tohari itu melihat, anak ini harus dibikin sesuatu. Apa sesuatunya? Sesuatunya itu dia itu harus di-challenge. Dia paling takut apa? Dia paling takut kalau disuruh main ganda. Padahal kualitasnya antara ganda sama tunggal hampir sama. Makanya dia kan kalau di drive-drive itu kan masih nyaut lah."
"Suatu saat, pelatihnya seakan-akan sudah menyerah, 'Udah. Kamu tidak cocok di tunggal. Kamu lebih baik ke ganda''. Wah, dia enggak terima dia, 'Enggak mau! Saya kasih kesempatan lagi'. Jadi dia [ditempa] begitu dia mentalnya. Karena dugaan Coach Imam seperti itu, ini kelihatannya kalau 'diginiin' dia naik. Keluar nyali macannya. Bener lho," ujarnya.
Tahun ini, Zaki Ubaidillah sudah meraih gelar Kejuaraan Asia Junior 2025 beberapa waktu lalu. Selain itu, ia juga tampil di Korea Open pada September lalu.
Trending Now