Apple Bikin Aplikasi AI Mirip ChatGPT, Bantu Siri Makin Pintar

2 Oktober 2025 8:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple Bikin Aplikasi AI Mirip ChatGPT, Bantu Siri Makin Pintar
Apple kembangkan aplikasi mirip ChatGPT bernama Veritas untuk menguji Siri versi baru, fokus untuk internal sebelum diluncurkan ke publik.
kumparanTECH
Ilustrasi Apple. Foto: REUTERS/Aly Song
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apple. Foto: REUTERS/Aly Song
Apple mengembangkan aplikasi iPhone mirip ChatGPT yang digunakan untuk membantu menguji dan mempersiapkan perombakan Siri yang telah lama dinantikan. Aplikasi ini diberi kode nama Veritas.
Divisi AI Apple menggunakan Veritas untuk mengevaluasi fitur-fitur baru Siri dengan cepat. Hal ini termasuk saat menguji kemampuan untuk mencari data pribadi, seperti lagu dan email, serta melakukan tindakan dalam aplikasi seperti mengedit foto.
Bloomberg melaporkan peranti lunak Veritas dimaksudkan untuk penggunaan internal, setidaknya untuk saat ini. Apple belum memiliki rencana untuk merilisnya ke konsumen.
Aplikasi ini pada dasarnya mengadopsi teknologi Siri baru yang masih dalam pengembangan dan menyajikannya dalam bentuk yang dapat diuji coba oleh karyawan dengan lebih efisien. Perusahaan juga dapat mengumpulkan umpan balik tentang apakah format chatbot ini bermanfaat.
Persaingan atas fitur AI diperkirakan akan meningkat tahun depan, menjadikannya faktor yang lebih menentukan dalam keputusan pembelian smartphone. Ketika Apple meluncurkan smartphone terbarunya iPhone 17, Apple secara khusus menghindari menyoroti platform AI internalnya.
iPhone 17 Pro dan iPhone Air dipamerkan saat pengumuman produk baru di Apple Park di Cupertino, California pada Selasa (9/9/2025). Foto: Godofredo A. Vasquez/AP
Siri terbaru diperkirakan debut paling cepat pada Maret 2026. Jika perangkat lunak ini berfungsi sesuai harapan, hal ini membantu Apple menuju kebangkitan AI.
Aplikasi internal Veritas menyerupai kebanyakan chatbot lainnya yang memungkinkan pengguna mengelola beberapa percakapan dengan berbagai topik. Aplikasi ini dapat menyimpan dan merujuk obrolan sebelumnya, menindaklanjuti pertanyaan sebelumnya, dan mendukung pertukaran informasi yang lebih luas.
Aplikasi ini dirancang untuk menguji sistem dasar yang telah diperbarui, dengan nama kode Linwood, yang telah dibangun Apple untuk mendukung Siri baru.
Perangkat lunak tersebut mengandalkan model Bahasa yang besar, teknologi yang mendasari AI generatif dan menggabungkan karta tim Model Pondasi Apple sendiri dengan model pihak ketiga.
Tujuan Apple adalah memantapkan dirinya sebagai pemimpin di pasar yang krusial. CEO Apple, Tim Cook, mengatakan perusahaan harus menang dalam AI, menyebutnya sebagai transformasi terbesar dalam beberapa dekade.
"Ini bisa dibilang miliki kami. Kami akan berinvestasi untuk mewujudkannya," kata Tim Cook.
Ilustrasi Siri iPhone. Foto: Shutterstock
Selain perombakan Siri, Apple sedang mempersiapkan versi asisten suaranya yang didesain ulang secara visual untuk akhir tahun depan.
Apple juga sedang mengembangkan berbagai perangkat rumah pintar bertenaga AI, menambahkan lebih banyak fitur AI ke speaker HomePod dan decoder Apple TV, serta mengembangkan pencarian web berbasis AI.
Pada akhirnya, Apple bertujuan untuk bersaing dengan penawaran ChatGPT dan Perplexity, tetapi di dalam antarmuka Siri itu sendiri. Peningkatan Siri dirancang untuk bertindak berdasarkan informasi yang ditampilkan di layar pelanggan, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh asisten.
Reporter: Muhamad Ardiyansyah
Trending Now