Fitur Baru Facebook Bisa Edit Foto di Galeri Sebelum Diunggah
20 Oktober 2025 9:47 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
Fitur Baru Facebook Bisa Edit Foto di Galeri Sebelum Diunggah
Facebook kini memperluas kemampuan Meta AI dengan fitur baru yang bisa menyarankan editan pada foto-foto di galeri ponselmu.kumparanTECH

Facebook kini memperluas kemampuan Meta AI dengan fitur baru yang bisa menyarankan editan pada foto-foto di galeri ponselmu, bahkan sebelum kamu mengunggahnya ke media sosial.
Fitur ini baru diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat dan Kanada, dan secara bertahap akan bisa digunakan di negara-negara lain termasuk Indonesia.
Melalui fitur Meta AI ini, pengguna akan mendapatkan saran untuk membagikan foto ke feed atau stories Facebook lengkap dengan hasil editan AI. Namun, sistem ini hanya akan aktif jika pengguna memilih untuk ikut serta (opt in).
Adapun fitur pertama kali diuji coba pada musim panas lalu. Saat diaktifkan, aplikasi Facebook akan menampilkan kotak dialog izin yang meminta akses untuk melakukan cloud processing atau pemrosesan berbasis awan. Tujuannya, agar AI dapat memberikan ide kreatif dari foto di galeri ponselmu.
Facebook menjelaskan bahwa AI-nya bisa menawarkan berbagai inspirasi seperti kolase, rangkuman momen, gaya ulang dengan AI, hingga tema ulang tahun.
Agar AI ini bisa bekerja, aplikasi Facebook perlu mengunggah foto dari perangkatmu ke servercloud Meta secara berkala. Dari situ, sistem AI akan memproses dan memberikan saran editan otomatis.
Meta menegaskan bahwa foto atau video pengguna tidak akan digunakan untuk menargetkan iklan. Selain itu, data media tidak akan dipakai untuk melatih sistem AI mereka, kecuali pengguna secara aktif mengedit atau membagikan hasil editan tersebut di jejaring sosial Meta. Pengguna juga tetap bisa menonaktifkan fitur ini kapan saja.
Meski Meta mengeklaim tidak melatih AI menggunakan semua foto pengguna, mereka tetap meminta persetujuan melalui AI Terms of Service. Dalam ketentuan itu, pengguna menyetujui bahwa AI Meta dapat menganalisis wajah dan elemen visual dalam foto.
Meta menyebut, sistemnya mampu meringkas isi gambar, memodifikasi foto, dan menghasilkan konten baru berdasarkan gambar tersebut. Selain itu, Meta juga memanfaatkan tanggal pengambilan foto serta keberadaan orang atau objek di dalamnya untuk membuat ide-ide kreatif. Artinya, perusahaan bisa mengetahui lebih banyak tentang kehidupan pribadi, hubungan, hingga kebiasaan penggunanya.
Dengan diberikannya akses ke foto-foto yang bahkan belum dibagikan ke platform Meta, perusahaan ini berpotensi mendapat keunggulan besar dalam persaingan AI. Data dari jutaan foto pribadi bisa memberi Meta wawasan perilaku pengguna, ide fitur baru, dan sumber data masif untuk mengembangkan teknologi AI yang lebih canggih.
Namun, di sisi lain, langkah ini juga menimbulkan pertanyaan tentang apakah pengguna siap membiarkan AI mengintip isi galeri pribadi mereka, bahkan sebelum foto itu diposting?
