Indonesia Blockchain Week 2021 Sukses Digelar, Dihadiri 6.000 Peserta
23 Maret 2021 18:51 WIB

Indonesia Blockchain Week 2021 Sukses Digelar, Dihadiri 6.000 Peserta
Indonesia Blockchain Week (IBW) x Binance Summit 2021 juga sukses mendapat 65.000 views di YouTube. #kumparanTECHkumparanTECH

Konferensi virtual Indonesia Blockchain Week (IBW) x Binance Summit 2021 sukses digelar pada Sabtu (20/3) dengan peserta mencapai 6.000 orang. Acara yang diselanggarakan oleh Tokocrypto dan Binance ini juga sukses mendapatkan 65.000 view di YouTube.
Acara ini bertujuan mengenalkan masyarakat serta mendalami penggunaan ekosistem dan keunggulan teknologi Binance Smart Chain, khususnya mengenai Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
Pada sesi awal, CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengumumkan pencapaian perusahaannya yang mencatat transaksi harian lebih dari 25 juta dolar AS dalam kurun waktu Januari sampai Maret 2021. Dengan jumlah pengguna yang teregistrasi sebanyak 300 ribu orang, Tokocrypto juga berhasil mencatatkan pertumbuhan komunitas sebesar 200 persen dan mendapatkan 154.000 follower Twitter.
COO Tokocrypto T.K Harmanda mengatakan mudahnya penggunaan dan ekosistem yang terus berkembang baik membuat adopsi Binance Smart Chain berkembang sangat pesat di seluruh dunia.
βIndonesia merupakan negara teratas di Asia Tenggara dan terbesar kelima di dunia yang mengadopsi blockchain ini,β ujar Harmanda dalam konferensi.
Melihat potensi tersebut, Binance Smart Chain resmi bermitra dengan Tokocrypto untuk mengembangkan ekosistem tersebut di Indonesia, khususnya pada lingkup Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
IBW x Binance Summit 2021 menghadirkan beberapa narasumber, seperti Janet Wong dari Fortube, Daryl Hok dari CertiK, dan Veronica Wong dari SafePal. Tidak hanya berisi debat dan tanya jawab, webinar juga mengumumkan pemenang kompetisi desain non-fungiable token (NFT) yang digelar Tokocrypto seminggu sebelum IBW dimulai. Ketiga pemenang kompetisi desain masing-masing mendapatkan 5.000 Toko Token (TKO), 3.000 TKO, dan 2.000 TKO.
TKO sendiri adalah proyek aset kripto lokal pertama di Indonesia yang dibangun diatas Binance Smart Chain. TKO menawarkan model token hybrid yang unik dengan utilitas sebagai token untuk platform pertukaran, NFT marketplace, CeFi, dan DeFi.
βTKO bertujuan menciptakan sistem keuangan terdesentralisasi, yaitu sistem keuangan peer to peer yang transparan,β ujar CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
IBW tahun ini sukses menarik 10.000 pendaftar dengan didukung oleh 40 partner, 15 media partner, dan 15 narasumber lokal dan mancanegara.
(MRT)
