Ini yang Terjadi pada Akun Kamu Jika Tolak Notifikasi Kebijakan WhatsApp

14 Mei 2021 19:12 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ini yang Terjadi pada Akun Kamu Jika Tolak Notifikasi Kebijakan WhatsApp
Bagi pengguna yang menolak mengikuti kebijakan baru WhatsApp sampai 15 Mei besok, siap-siap mengalami masalah ini. #kumparanTECH
kumparanTECH
Notifikasi baru WhatsApp soal kebijakan privasi mereka. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Notifikasi baru WhatsApp soal kebijakan privasi mereka. Foto: Aulia Rahman Nugraha/kumparan
Para pengguna WhatsApp yang belum menerima syarat dan ketentuan baru WA akan mulai dihujani notifikasi alias mendapat notifikasi secara terus menerus sampai batas waktu yang telah ditetapkan, 15 Mei 2021.
Melalui notifikasi ini, WhatsApp memberikan sejumlah pesan kunci terkait kebijakan privasi mereka yang kontroversial sejak diperkenalkan pada awal tahun ini, termasuk kekhawatiran para pengguna karena data pribadinya dibagikan dengan perusahaan induk Facebook.
Kebijakan baru ini rencananya akan mulai berlaku pada 15 Mei 2021. WhatsApp mengeklaim dari dua miliar pengguna, sebagian besarnya telah menerima notifikasi tersebut. Adapun notifikasi terletak di bagian atas antarmuka WhatsApp, tepat di atas sesi chatpertama di history obrolan kamu.
Kebijakan yang dimaksud WhatsApp meliputi bagaimana aplikasi memproses data pengguna, bagaimana perusahaan dapat menggunakan layanan yang di-hosting Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp, dan bagaimana WhatsApp akan segera bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi yang lebih dalam di semua produk perusahaan induk.
Ilustrasi Whatsapp. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kebijakan ini hanya berlaku pada sesi chat pengguna dengan akun WhatsApp Business API saja, di mana sesi chat itu tidak lagi terenkripsi secara end-to-end. WhatsApp Business API merupakan layanan WhatsApp khusus untuk perusahaan melayani konsumennya lewat chat. Ia merupakan satu-satunya layanan WhatsApp yang berbayar, di mana para penggunanya berasal dari perusahaan besar.
Praktik membagikan data ke Facebook semacam ini sudah dilakukan WhatsApp sejak 2016. Perusahaan menyebut pengumuman kebijakan baru itu bertujuan untuk lebih transparan terhadap pengguna.
Meski demikian, saat itu WhatsApp masih memberikan pilihan pengguna untuk menolak membagikan datanya ke Facebook. Nah, ketiadaan opsi untuk menolak saat ini, dan rekam jejak penyalahgunaan data pengguna oleh Facebook, membuat para pengguna WhatsApp khawatir.
Penolakan dari para pengguna membuat WhatsApp mengundur penerapan kebijakan baru mereka itu, dari yang awalnya dimulai pada 8 Februari 2021 menjadi 15 Mei 2021.
WhatsApp sendiri menyebut bahwa kontroversi kebijakan baru mereka disebabkan oleh misinformasi. Kini, bagi pengguna yang menolak mengikuti kebijakan baru WhatsApp sampai batas waktu yang sudah ditentukan, siap-siap tidak lagi bisa melihat daftar obrolan hingga tak bisa menerima panggilan dan pesan.
****
Saksikan video menarik di bawah ini:
Trending Now