Jeff Bezos Ramal Masa Depan Data Center: Ada di Luar Angkasa, Tenaga Matahari

13 Oktober 2025 15:30 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jeff Bezos Ramal Masa Depan Data Center: Ada di Luar Angkasa, Tenaga Matahari
Pendiri Amazon itu memprediksi bahwa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, pusat data (data center) berskala gigawatt akan dibangun di luar angkasa.
kumparanTECH
CEO Amazon, Jeff Bezos. Foto: Getty Images/David Ryder
zoom-in-whitePerbesar
CEO Amazon, Jeff Bezos. Foto: Getty Images/David Ryder
Pendiri Amazon, Jeff Bezos, memprediksi bahwa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, pusat data (data center) berskala gigawatt akan dibangun di luar angkasa. Menurutnya, ketersediaan energi surya tanpa henti di orbit akan membuat data center di antariksa mampu mengungguli efisiensi pusat data di Bumi.
Bezos berbicara soal masa depan data center itu di ajang Italian Tech Week yang berlangsung di Turin, Italia. Ia mengatakan pusat data di orbit akan menjadi solusi atas meningkatnya konsumsi listrik dan air yang digunakan untuk mendinginkan server di Bumi.
Mantan CEO Amazon itu menilai pergeseran infrastruktur menuju luar angkasa merupakan bagian dari tren yang lebih luas, dengan memanfaatkan antariksa untuk meningkatkan kualitas hidup di Bumi.
β€œHal ini sudah terjadi dengan satelit cuaca dan komunikasi. Langkah berikutnya adalah data center, lalu bentuk manufaktur lainnya,” ujar Bezos dalam percakapan publik bersama Chairman Ferrari dan Stellantis, John Elkann, mengutip Reuters.
Ilustrasi Data Center. Foto: Gorodenkoff/Shutterstock
Meski demikian, gagasan ini bukan tanpa tantangan. Biaya peluncuran roket, risiko kegagalan misi, serta kesulitan melakukan pemeliharaan dan pembaruan sistem di luar angkasa menjadi hambatan besar yang harus diatasi.
Selain membahas masa depan data center, Bezos juga menyinggung gelombang kecerdasan buatan (AI) yang kini sedang melanda dunia. Ia membandingkannya dengan ledakan internet awal 2000-an, ketika euforia tinggi diikuti oleh gelembung spekulatif.
Meski potensi β€œbubble” bisa terjadi, dampak positif AI akan tetap nyata dan menyebar luas.
Trending Now