Komdigi Buka Garuda Spark Hub di Jakarta, Wadah Kumpul Startup - Talenta Digital

2 Oktober 2025 20:18 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komdigi Buka Garuda Spark Hub di Jakarta, Wadah Kumpul Startup - Talenta Digital
Komdigi resmikan Garuda Spark Innovation Hub di Jakarta. Inisiatif ini bertujuan memacu kemandirian ekonomi digital & mencetak 4 juta talenta dan technopreneur.
kumparanTECH
Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Launching Garuda Innovation Hub dan Indeks Masyarakat Digital (IMDI), Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Launching Garuda Innovation Hub dan Indeks Masyarakat Digital (IMDI), Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub di Jakarta, Kamis (2/10). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk mewujudkan kemandirian digital bangsa dan dirangkai dengan pengumuman hasil Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun bangsa yang kokoh di atas kaki sendiri.
"Digitalisasi menjadi instrumen yang amat strategis dan juga terkait dengan pertahanan serta kedaulatan negara," ujar Meutya dalam sambutannya.
Ia menambahkan, inisiatif ini didasari oleh optimisme digital yang tinggi di kalangan anak muda Indonesia, yang angkanya mencapai 67%.
Pada kesempatan yang sama, Komdigi merilis IMDI 2025 yang menunjukkan peningkatan skor menjadi 44,53, naik dari 43,34 pada tahun 2024. Meutya menegaskan bahwa Garuda Spark Innovation Hub bertujuan untuk mengakselerasi peningkatan indeks ini secara lebih signifikan pada tahun 2026.
Meskipun pilar pemberdayaan yang didorong e-commerce menunjukkan pertumbuhan, Meutya mengakui masih ada pekerjaan rumah di sektor layanan publik digital.
"Sektor swasta melaju lebih cepat daripada pemerintahannya. Kita menyatukan tekad agar pemerintah segera bergiat dan berkolaborasi," ungkapnya.
Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Launching Garuda Innovation Hub dan Indeks Masyarakat Digital (IMDI), Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Wadah Kolaborasi Ekosistem Digital

Garuda Spark Innovation Hub dirancang sebagai wadah fisik bagi ekosistem digital untuk berkumpul, mulai dari pemerintah, sektor swasta, calon startup, hingga talenta digital.
"Kami meyakini di pemerintahan bahwa untuk meningkatkan literasi digital tidak hanya cukup dari kelas ke kelas saja," kata Meutya.
Jakarta menjadi lokasi kedua setelah peluncuran sukses di Bandung. Komdigi berencana memperluas jaringan dengan membuka dua hub lagi di Medan dan Aceh hingga akhir tahun 2025.
Program ini disusun dalam beberapa fase strategis:
Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara Launching Garuda Innovation Hub dan Indeks Masyarakat Digital (IMDI), Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Melalui inisiatif ini, Komdigi menargetkan 4 juta penerima manfaat, yang terdiri dari 2 juta talenta digital dan 2 juta technopreneur. Angka ini merupakan kontribusi signifikan terhadap target nasional 12 juta talenta digital pada tahun 2030.
Untuk mencapai target tersebut, pendanaan akan dilakukan secara gotong royong, melibatkan APBN, APBD, sektor swasta, BUMN, dan perusahaan teknologi.
Meutya optimistis, meskipun industri teknologi global menghadapi tantangan atau "winter is coming," potensi besar Indonesia akan membangkitkan kembali ekosistem digitalnya.
Inisiatif ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan global kepada startup Indonesia dan membawa nama bangsa kembali diperhitungkan di panggung transformasi digital internasional.
Trending Now