kumparan Luncurkan Indonesia AI Report 2025, Pahami Persepsi Publik terhadap AI

23 Oktober 2025 7:36 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
clock
Diperbarui 4 November 2025 17:36 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
kumparan Luncurkan Indonesia AI Report 2025, Pahami Persepsi Publik terhadap AI
AI kini menyentuh semua lapisan masyarakat. Bagi pengguna setia, ia hadir sebagai asisten yang bisa diandalkan. Seperti apa publik menyikapi hadirnya teknologi ini?
kumparanTECH
Indonesia AI Report 2025. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia AI Report 2025. Foto: kumparan
Kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar topik teknologi, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari. AI bagai asisten β€˜setia’ yang selalu bisa diandalkan saat bekerja, belajar, hingga mencari hiburan.
Ada yang terbantu, ada juga yang masih khawatir, menyikapi datangnya AI sebagai ancaman bagi manusia. Bagaimana sebenarnya publik, terutama generasi muda Indonesia, memandang dan merespons hadirnya AI?
Baca hasil riset lengkap Indonesia AI Report 2025 di sini!
Untuk pengalaman membaca yang lebih nyaman, Klik β€œView on Slideshare”
ALTERNATIVE DOWNLOAD LINK: kumparan Indonesia AI Report 2025
Pertanyaan tersebut mendasari kumparan bersama Populix merilis Indonesia AI Report 2025. Riset ini adalah langkah awal kumparan dalam menghadirkan data dan insight yang membantu memahami tren serta perilaku masyarakat Indonesia terhadap teknologi masa depan yakni AI atau kecerdasan buatan.
Hasil riset ini menunjukkan bagaimana AI telah hadir di berbagai aspek keseharian mulai dari dunia kerja, pendidikan, hingga alat pencari rekomendasi saat menikmati hiburan.
Di dunia kerja, AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan pemicu perubahan besar seperti pada alur cara bekerja, pengambilan keputusan, serta kompetensi penugasan AI di masa depan.
AI mulai mengubah pola interaksi sosial dan budaya. Dari rekomendasi konten hiburan hingga karya seni yang dihasilkan melalui kolaborasi manusia-mesin.
Meskipun banyak yang menggunakan AI sebagai tools, namun masih banyak juga yang mempertanyakan batas-batas etika dan tanggung jawab penggunaannya.

Menata Etika, Regulasi, dan Tata Kelola dengan AI

Berbagai rekomendasi strategis untuk masyarakat, industri, dan pemerintah juga dapat ditemukan di Indonesia AI Report 2025. Mayoritas responden laporan ini berasal dari Generasi Z dan Milenial. Riset ini memperlihatkan bahwa AI telah menjadi bagian dari keseharian, mendorong kolaborasi antara manusia dan teknologi, serta membuka peluang bagi Indonesia untuk melangkah lebih percaya diri ke era digital.
Ini adalah saat bagi kita semua untuk memahami, memanfaatkan, dan mengelola AI dengan bijak, agar transformasi digital membawa manfaat nyata bagi setiap lapisan masyarakat.
Trending Now