NeutraDC: Data Center Jadi Fondasi Penting Perkembangan AI di RI

24 Oktober 2025 8:36 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
NeutraDC: Data Center Jadi Fondasi Penting Perkembangan AI di RI
NeutraDC menegaskan pentingnya data center tangguh dan efisien sebagai fondasi utama pengembangan AI di Indonesia, didukung kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat adopsi teknologi.
kumparanTECH
VP IT Automation & Security NeutraDCMD Septiano menjadi pemateri panel pada acara kumparan AI for Indonesia 2025 di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
VP IT Automation & Security NeutraDCMD Septiano menjadi pemateri panel pada acara kumparan AI for Indonesia 2025 di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Di balik kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai berkembang di berbagai sektor, ada satu elemen penting yang menjadi fondasinya, yaitu infrastruktur data center.
VP IT Automation & Security, NeutraDC, MD Septianto atau yang biasa disebut Adi, mengatakan adanya data center yang tangguh, efisien, dan aman, membuat perkembangan AI di Indonesia akan mencapai potensi yang maksimal.
"Kadang kita menggunakan gadget, kita browsing di laptop, di PC, atau kita nonton TV, kita tidak tahu TV digital itu kontennya di mana sih," ujar Adi, di acara kumparan AI for Indonesia 2025, Kamis (23/10), di Djakarta Theater, Jakarta Pusat.
"Ya, sebetulnya semua itu ada di dalam sebuah ruangan, yang biasa disebut data hall. Ini menjadi bagian dari ruangan yang ada di sebuah kawasan namanya data center."
Ia mengungkapkan bahwa NeutraDC telah mengoperasikan total hampir sekitar 60 MW kapasitas daya data center di berbagai lokasi di Indonesia. Infrastruktur tersebut tersebar di 26 lokasi tier 2, data center enterprise class di 3 lokasi, 2 fasilitas hyperscale di Cikarang dan akan dibuka di Batam.
VP IT Automation & Security NeutraDCMD Septiano dan VP Technology Strategy and Consumer Product Development Telkomsel Ronald Limoa pada acara kumparan AI for Indonesia 2025 di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Adi menjelaskan, fokus utama data center bukan hanya tentang seberapa besar data yang bisa ditampung, melainkan menjaga kenyamanan dan kestabilan lingkungan data agar terus diproses dengan optimal.
"Connectivity nya harus bagus, selain itu mesin-mesin yang di dalamnya juga harus tangguh. Teman-teman bisa langsung merasakan nyamannya layanan-layanan yang hadir di atas infrastruktur tersebut," ungkapnya.
Menurutnya, dengan masuknya pemain global seperti platform e-commerce, layanan game, hingga aplikasi AI internasional ke Indonesia membuat kebutuhan infrastruktur semakin besar. Ia mengatakan harus dipastikan memiliki tujuan jelas dalam mencapai atau menentukan arah pada saat AI ingin dioptimalkan.
Selain kesiapan infrastruktur, kolaborasi lintas sektor disebut sebagai kunci dalam mempercepat ekosistem AI di Indonesia. Industri telekomunikasi, penyedia data center, dan pengembang aplikasi perlu bekerja sama agar adopsi AI lebih luas dan inklusif.
"Kolaborasi penting banget ya, karena nggak mungkin teman-teman bisa menikmati layanan AI yang sekarang ada gitu, tanpa adanya kolaborasi dari seluruh elemen," ungkap Adi.
Reporter: Muhamad Ardiyansyah
Trending Now