Pengadilan Spanyol Minta Meta Bayar Rp 9,2 T ke 87 Media Lokal, Buat Apa?
25 November 2025 13:12 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Pengadilan Spanyol Minta Meta Bayar Rp 9,2 T ke 87 Media Lokal, Buat Apa?
Pengadilan Spanyol minta Meta bayar kompensasi Rp 9,2 T ke media lokal. Induk Facebook terbukti menyalahgunakan data pengguna demi keuntungan iklan.kumparanTECH

Putusan yang dijatuhkan pada Kamis (20/11) ini menyatakan Meta bersalah melanggar aturan perlindungan data Uni Eropa (GDPR) dan melakukan persaingan usaha tidak sehat dalam bisnis iklan daring mereka.
Gugatan ini diajukan pada tahun 2023 oleh Asosiasi Media Informasi (AMI), sebuah kelompok yang mewakili organisasi media di Spanyol. AMI berargumen perilaku Meta di pasar periklanan daring antara Mei 2018 hingga Juli 2023 telah melanggar aturan kompetisi dan privasi secara sistematis.
Menurut laporan Anadolu, pengadilan niaga di Madrid memutuskan Meta telah mengambil dan menggunakan data pengguna yang dilindungi Undang-Undang Uni Eropa secara ilegal.
Data tersebut digunakan untuk membangun iklan tertarget (targeted ads) yang sangat efektif, memberikan Meta apa yang digambarkan hakim sebagai keunggulan kompetitif yang "terlarang" dan "signifikan".
"Pemrosesan volume data pribadi yang sangat besar secara tidak sah ini memberi Meta keunggulan kompetitif yang tidak dapat ditandingi oleh pers digital Spanyol," bunyi putusan dikutip dari AA.
Hakim menyoroti media lokal harus bersaing melawan iklan berbasis perilaku yang datanya diambil Meta tidak hanya dari platform mereka sendiri (Facebook dan Instagram), tetapi juga dari aktivitas pengguna di halaman web lain yang mereka kunjungi.
Berdasarkan laporan Euractiv, kasus ini bermula dari perubahan kebijakan Meta pada 2018. Saat aturan privasi Uni Eropa mulai berlaku, Meta mengubah dasar pemrosesan data untuk iklan dari "persetujuan pengguna" (consent) menjadi "kebutuhan kontraktual" (contractual necessity). Hakim menilai dasar hukum tersebut tidak sah untuk tujuan periklanan yang dipersonalisasi.
Persidangan pun menerima estimasi AMI yang menyebut angka pendapatan Meta mereka di Spanyol mencapai lebih dari 5,28 miliar Euro dari iklan yang dipersonalisasi selama periode pelanggaran lima tahun tersebut.
Karena pendapatan tersebut dihasilkan secara ilegal, pengadilan memutuskan sebagian harus didistribusikan kembali kepada pesaing yang terdampak, termasuk pers digital. Menanggapi putusan tersebut, Meta menyatakan kepada media bahwa mereka tidak setuju dan akan mengajukan banding.
"Ini adalah klaim tidak berdasar yang tidak memiliki bukti kerugian yang dituduhkan dan dengan sengaja mengabaikan cara kerja industri periklanan daring," ujar juru bicara Meta dalam laporan Euractiv.
Meski belum final, AMI sendiri menyebut putusan ini bisa menjadi preseden bagi gugatan media lain terhadap Meta di Eropa, termasuk kasus serupa yang sedang berlangsung di Prancis.
Pengadilan juga mencatat bahwa Meta sebelumnya telah dijatuhi sanksi di Irlandia pada tahun 2022 atas penggunaan data yang tidak tepat.
