Review ASUS ROG Strix G16 (2025): Laptop Monster Ngebut, Desain Ganteng Banget
21 November 2025 19:42 WIB
·
waktu baca 6 menit
Review ASUS ROG Strix G16 (2025): Laptop Monster Ngebut, Desain Ganteng Banget
Performa gila dan desain yang keren semua berpadu membuat laptop ASUS ROG Strix G16 (2025) layak disebut monster super ngebut dengan wajah tampan.kumparanTECH

Kalau bicara soal laptop gaming, ASUS ROG seolah tak pernah main-main. Lini ROG Strix hadir dengan performa yang makin buas setiap tahunnya. Di tahun ini, ASUS menghadirkan ROG Strix G16 G615LP (2025), laptop gaming yang bukan cuma super kencang, tapi juga tampil dengan desain yang makin elegan dan futuristik.
Dari luar, ROG Strix G16 langsung memikat lewat bodinya ciamik. Sasisnya tampak kokoh tapi tetap ramping dengan garis desain yang tegas dan pencahayaan RGB light bar di bagian bawah laptop yang bikin efek melayang.
Saat lampu redup, cahaya RGB-nya terasa seperti aura yang menegaskan bahwa ini bukan laptop sembarangan. Ini adalah mesin tempur bagi gamer dan kreator.
Performa Monster
Di balik bodinya yang gagah, ROG Strix G16 membawa dapur pacu yang benar-benar garang. ASUS menanamkan Intel® Core™ Ultra 9 Processor 275HX dengan 24 core (8 performace + 16 efficient) punya maksimum frekuensi turbo di 5,4 GHz dengan daya sustained hingga 80W. Daya stabil 80W ini dimungkinkan berkat sistem pendingin ROG yang super efisien, memastikan CPU tidak throttling meskipun dipakai gaming berjam-jam.
Chip generasi terbaru ini juga sudah dibekali Intel AI Boost NPU dengan kemampuan 13 TOPS. Artinya, laptop ini tak cuma kuat untuk gaming, tapi juga siap menghadapi tugas berbasis AI. Performanya didukung oleh RAM 32 GB DDR5 5600MHz dual-channel 128-bit yang bisa diperluas hingga 64 GB. Storage-nya juga lega mencapai 1 TB, plus ada satu slot kosong buat menambah kapasitas.
ASUS mempercayakan pada NVIDIA GeForce RTX 5070, GPU laptop berarsitektur Blackwell terbaru, untuk urusan grafis. Hasilnya? Semua game berat bisa dilibas dengan pengaturan grafis mentok kanan tanpa hambatan berarti.
Dalam pengujian internal, kami memainkan sejumlah game di Steam. Game pertama yang dimainkan adalah Dota 2. Yes, memang gak perlu diragukan, semuanya berjalan dengan lancar. Kami setting di kualitas ultra high dengan resolusi 1600p, average frame rate yang didapat ada di angka 90 - 200 fps, kayaknya baru kali ini kami reviewlaptop gaming dengan performa sestabil ini. Mau lagi war atau enggak, semuanya mulus tanpa kompromi.
Game kedua yang dijajal yakni Counter Strike 2. Lagi-lagi, ini laptop memang dasarnya sudah dewa. Game shooter itu dilibas tanpa ampun, padahal pengaturan visualnya sudah kami setting di ultra high. Efek tembakan hingga percikan air terlihat nyata. Buat kamu yang suka main game perang, pakai ROG Strix G16 bisa banget jadi pilihan.
Beberapa game lain yang kami coba adalah Warframe, Team Fortress 2, hingga Path of Exile. Overall enggak ada kendala sama sekali. Perlu dicatat, laptop kami atur di mode performa Turbo untuk setiap game yang dimainkan. Performa laptop sendiri bisa di-setting dengan empat pilihan mode, yakni Windows, Silent, Performance, Turbo, dan Manual. Nilai plus lain dari laptop ini adalah tuts keyboard-nya yang enak banget, baik dipakai buat main game atau mengetik artikel.
Selain main game, kumparan juga jajal ROG Strix G16 untuk edit foto dan video. Hasilnya, render video 4K berdurasi 2 menit di Adobe Premiere Pro selesai hanya dalam waktu kurang dari 1 menit. Lalu, kami menggunakan Davinci Resolve versi gratis, dengan export video berdurasi 2 menit di resolusi 4K hanya membutuhkan waktu sekitar 40 detik saja. Bahkan, suhu CPU tetap stabil dalam mode performa Turbo, angka yang tergolong aman untuk performa sekencang ini.
Layar Nebula Display Memanjakan Mata
Dengan performa yang super ngebut, ASUS tidak lupa untuk lebih memanjakan pengguna dengan layar ROG Nebula Display berukuran 16 inci, resolusi 2.5K (2560 x 1600 pixel), refresh rate 240 Hz, dan response time 3 ms. Kecerahan hingga 500 nits dan cakupan warna (color gamut) 100% DCI-P3 bikin tampilan layar terasa jernih, tajam, dan kaya warna.
Layar ini sudah Pantone Validated dan memiliki sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light. Jadi bukan cuma gamer yang dimanjakan, para kreator yang butuh akurasi warna tinggi bisa sangat terbantu. Mau ngedit video, main game AAA, atau sekadar nonton film, semuanya jadi lebih maksimal.
Desain ROG Strix G16 2025 juga terasa makin ciamik. ASUS sukses memadukan estetika gaming dengan gaya profesional. Material polycarbonate-nya solid tapi tidak terasa bulky. Dimensinya 35 x 26 cm dengan ketebalan 2 - 3 cm, dan bobot 2,57 kg. Bukan laptop ringan memang, tapi masih sangat wajar untuk kelas performa seperti ini.
Yang menarik, ASUS menghadirkan konsep tool-less design atau disebut Your Ultimate Pit Stop, di mana bagian cover bawah bisa dibuka tanpa obeng. Cukup geser dan kunci, pengguna bisa meng-upgrade RAM hingga 64 GB atau menambah SSD tambahan dengan mudah. Saat cover dibuka, sistem otomatis memutus arus listrik untuk keamanan, detail kecil yang menunjukkan perhatian ASUS terhadap pengalaman pengguna.
Keyboard-nya tak kalah keren. Teknologi ROG Overstroke membuat tombol terasa responsif dan nyaman dipakai untuk sesi gaming panjang. Tombol QWER dan ASDF didesain semi-transparan, sementara touchpad-nya 36% lebih besar dari generasi sebelumnya. So, enggak heran kalau main game atau ngetik makin nyaman.
Keyboard ini sudah dilengkapi RGB Backlit khas laptop gaming dengan tiga tingkat kecerahan yang bisa di-customize di software bawaan (Armoury Crate). Di bagian bawah bodi laptop juga terdapat lightbar RGB di sepanjang casis, sehingga tampilannya lebih cakep saat lightbar-nya dinyalakan.
ASUS membawa teknologi pendinginan baru yang bikin laptop tetap adem. ROG Strix G16 dibekali sistem ROG Intelligent Cooling dengan tiga kipas (Tri-Fan), vapor chamber end-to-end, serta liquid metal Conductonaut Extreme di CPU dan GPU, sehingga panas bisa teratasi dengan baik. Kombinasi ini mampu menurunkan suhu hingga 15°C dibanding model sebelumnya. Bermain game berat pun terasa nyaman, suhu tetap stabil, bikin tangan enggak gampang panas.
ROG Strix G16 (2025) dibekali baterai besar 90 Wh, yang sanggup bertahan hingga kurang lebih 8 jam untuk pemutaran video 1080p, angka yang impresif untuk laptop gaming kelas monster. Pengisian dayanya pun cepat. Baterai sudah terisi 50% dalam waktu 30 menit, dan penuh 100% sekitar 1,5 jam. Baterainya didukung oleh charger 280W seberat 635 gram.
Dari sisi konektivitas, tersedia HDMI 2.1, Ethernet, USB 3.2 Gen 2 Type-A, audio jack combo, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4 dan dua port Thunderbolt 5 dengan bandwidth hingga 120Gbps (3X lebih cepat dari Thunderbolt 4). Fitur keamanan juga lengkap dengan Windows Hello (IR Camera), serta webcam 1080p yang sudah mendukung fitur AI di Windows Studio Effect, seperti auto-framing, background blur, dan eye contact.
Harga dan Kesimpulan
Varian yang kami uji dibanderol dengan harga mulai dari Rp 25.999.000. Setiap pembelian sudah termasuk gratis berlangganan PC Game Pass selama 3 bulan dan Microsoft Office Home & Student 2024 permanen, plus 1 tahun akses Microsoft 365. ASUS juga memberikan garansi global 2 tahun plus VIP Perfect Warranty di tahun pertama.
ASUS ROG Strix G16 (2025) adalah mesin untuk mereka yang benar-benar mengincar performa absolut. Laptop ini bisa menjadi pilihan gamer kompetitif, creator profesional, dan pengguna yang membutuhkan perangkat super kencang tanpa hambatan.
Performa gila, layar premium, pendinginan efisien, dan desain yang keren, semua menyatu di laptop ini. ROG Strix G16 (2025) layak disebut sebagai “monster super ngebut dengan wajah tampan”.
