Shopee Pastikan Tidak Ada PHK Karyawan di Indonesia
ยทwaktu baca 3 menit

Shopee Indonesia akhirnya angkat bicara terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal karyawan ShopeeFood dan ShopeePay. Perusahaan memastikan tidak ada PHK karyawan di Indonesia.
PHK karyawan disebutnya hanya terjadi di wilayah lain, bukan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Handhika Jahja, selaku Direktur Eksekutif Shopee Indonesia.
Langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan ShopeeIndonesia.
- Handhika Jahja, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia -
Handhika menambahkan, Shopee Indonesia menunjukkan performa yang baik dan negara ini masih menjadi pasar prioritasnya. Mereka sudah mempekerjakan lebih dari 20.000 karyawan di Indonesia dalam berbagai lini bisnis, seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood, serta lebih dari 50 persen bergabung sejak mulai pandemi COVID-19.
"Kami juga terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim kami," kata Handhika dalam pernyataan resmi yang diterima kumparan, Rabu (15/6).
Para talenta digital juga direkrut lewat Sea Labs Indonesia, program yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2022. Tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital Indonesia, terutama engineer dan product manager, akan dibentuk dan disiapkan untuk berkontribusi melalui teknologi.
Berikut pernyataan lengkap Shopee Indonesia terkait isu PHK karyawan di sejumlah negara.
Langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan Shopee Indonesia.
Shopee Indonesia terus menunjukkan performa yang baik dan Indonesia tetap menjadi pasar prioritas di mana kami terus mengembangkan bisnis kami untuk membantu lebih banyak UMKM dan pengguna di Indonesia merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi digital. Di Indonesia, Shopee mempekerjakan lebih dari 20.000 karyawan dalam berbagai lini bisnis seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood dan lebih dari 50% bergabung sejak dimulainya pandemi COVID-19. Kami juga terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim kami.
Shopee Indonesia juga masih aktif merekrut talenta-talenta digital, melalui program Sea Labs Indonesia yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2022 lalu yang akan membangun tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital Indonesia terutama engineer dan product manager, yang akan siap untuk berkontribusi melalui teknologi.
Misi Shopee di Indonesia tetap sama, yakni mewujudkan kehidupan yang lebih baik, bagi mereka yang belum terlayani dengan baik, melalui teknologi dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Indonesia, untuk menciptakan berbagai kerja sama strategis demi mewujudkan misi ini.
Dalam 6 bulan terakhir, Shopee juga tengah menghadirkan berbagai inisiatif untuk memajukan UMKM di Indonesia, termasuk Kampus UMKM Shopee yang hadir di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi yang telah melatih puluhan ribu UMKM lokal keterampilan bisnis digital. Selain itu program Java in Paris yang membawa ribuan produk UMKM lokal di Shopee tembus kurasi dan bisa dijual di Paris.
Isu PHK karyawan ShopeeFood dan ShopeePay di beberapa negara
Sebelumnya, Shopee disebut akan melakukan PHK massal di sejumlah negara di mana mereka beroperasi. Langkah ini utamanya dilakukan di lini bisnis ShopeeFood dan ShopeePay, menurut laporan Tech in Asia.
Keputusan untuk melaksanakan kebijakan PHK telah diumumkan kepada karyawan dalam pertemuan internal secara global. CEO Shopee Chris Feng mengatakan lewat email yang dikirimkan kepada karyawan bahwa perusahaan akan mengurangi beberapa peran di tim ShopeeFood dan ShopeePay.
Bisnis Shopee di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam, akan terkena dampak PHK. Lini bisnis e-commerce perusahaan di Meksiko, Argentina, dan Chile juga terdampak.
