Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset Fase 3 Digelar: Tanam 12.731 Pohon Baru
29 November 2025 20:18 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset Fase 3 Digelar: Tanam 12.731 Pohon Baru
Telkomsel kembali melanjutkan inisiatif Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga.kumparanTECH

Dalam program kali ini, Telkomsel menggandeng startup teknologi lingkungan Jejakin dan menargetkan penanaman lebih dari 12 ribu pohon di delapan wilayah konservasi di Indonesia sepanjang September hingga November 2025.
Inisiatif ini mengajak pelanggan Telkomsel dan by.U untuk ikut berkontribusi mengurangi jejak karbon dengan mendonasikan Telkomsel Poin dan uCoin yang mereka miliki. Pendekatan kolaboratif ini sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang tercantum pada RPJMN 2025โ2029.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan pelestarian iklim membutuhkan aksi nyata yang dilakukan bersama.
โPelestarian iklim untuk menyelamatkan bumi menuntut aksi kolektif yang nyata dari semua pihak. Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset hadir bukan hanya sebagai program CSR perusahaan, melainkan sebagai sarana yang memungkinkan setiap pelanggan menjadi pahlawan lingkungan,โ ujarnya.
Pada fase ketiga ini, lebih dari 47.000 pelanggan ikut berpartisipasi melalui penukaran Telkomsel Poin dan uCoin. Total kontribusi tersebut difokuskan ke delapan titik penanaman dengan estimasi serapan karbon mencapai 824,5 ton COโe selama delapan tahun masa hidup pohon. Adapun sebaran penanaman mencakup:
Konservasi Pesisir (Mangrove)
Pemberdayaan Ekonomi (Pohon MPTS)
Berlokasi di Leuwisadeng, Bogor, sebanyak 2.000 pohon MPTS yang terdiri dari kopi, durian, petai, dan jengkol ditanam menggunakan sistem pertanian terpadu. Pendekatan ini memadukan penghijauan dan budidaya tanaman produktif untuk membantu meningkatkan pendapatan petani lokal.
Sejak diluncurkan pada 2022, Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset sendiri telah menunjukkan dampak berkelanjutan dan terukur. Pada fase sebelumnya (2022โ2024), Telkomsel berhasil menanam lebih dari 25.000 pohon dan menyerap 1.093 ton COโe, hasil kontribusi aktif 30 ribu pelanggan yang menukarkan poin mereka. Lokasi penanamannya mencakup area strategis seperti Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Founder & CEO Jejakin, Arfan Arlanda, mengatakan teknologi memegang peran penting untuk memastikan aksi iklim berjalan transparan.
โTeknologi menjadi kunci dalam memastikan setiap aksi iklim benar-benar memberikan dampak. Di Jejakin, kami menggunakan sistem MRV (Monitoring, Reporting, and Verification) digital yang menggabungkan citra satelit, sensor lapangan, AI untuk memantau pertumbuhan pohon secara transparan. Kolaborasi dengan Telkomsel memungkinkan ribuan pelanggan melihat sendiri bagaimana kontribusi mereka tumbuh, menyerap karbon, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,โ ujarnya.
Panduan Partisipasi: Hitung, Tukar, dan Pantau
Program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset terbuka hingga 31 Desember 2025, dan pelanggan dapat ikut serta melalui tiga langkah sederhana:
