15 Tewas dan 18 Luka-luka Akibat Kecelakaan Kereta Gantung di Portugal

4 September 2025 11:09 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
15 Tewas dan 18 Luka-luka Akibat Kecelakaan Kereta Gantung di Portugal
Duka mendalam menyelimuti Portugal setelah Funikular Gloria (Elevador da Gloria) salah satu ikon wisata paling populer di ibu kota Lisboa, anjlok dan terguling pada Rabu (3/9) malam.
kumparanTRAVEL
Elevador da Gloria (kereta kabel Gloria) di Lisbon yang melintasi di trem pada Rabu (8/11/2025). Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Elevador da Gloria (kereta kabel Gloria) di Lisbon yang melintasi di trem pada Rabu (8/11/2025). Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP
Duka mendalam menyelimuti Portugal setelah Funikular Gloria (Elevador da Gloria), salah satu ikon wisata paling populer di Ibu Kota Lisboa, anjlok dan terguling pada Rabu (3/9) malam. Kecelakaan maut itu menewaskan setidaknya 15 orang dan melukai 18 lainnya, termasuk lima korban dalam kondisi kritis.
Dilansir Xinhua, kereta gantung berwarna kuning cerah ini bukan hanya sekadar alat transportasi, melainkan daya tarik wisata yang mengangkut ratusan wisatawan dari Lapangan Restauradores menuju kawasan Principe Real.
Pemandangan khas gerbong yang merayap di lereng curam dekat Avenida da Liberdade selama lebih dari satu abad, kini berubah menjadi tragedi.
โ€œIni hari yang sulit bagi kota kami. Lisboa sedang berduka,โ€ kata Wali Kota Carlos Moedas.

Evakuasi Dramatis di Pusat Kota

Petugas tanggap darurat bekerja di lokasi kecelakaan kereta gantung Gloria di Lisbon yang tergelincir dan jatuh di Lisbon, Portugal, Kamis (4/9/2025) Foto: Stringer/REUTERS
Saksi mata mengatakan gerbong funicular meluncur tak terkendali menuruni bukit, sebelum menabrak bangunan di tikungan jalan.
โ€œBenturannya begitu brutal, keretanya hancur seperti kotak kardus,โ€ ujar Teresa dโ€™Avo, kepada stasiun televisi SIC.
Tim penyelamat dikerahkan dalam jumlah besar, dan menurut pejabat darurat, seluruh korban berhasil dievakuasi dari puing gerbong tersebut dalam waktu dua jam.
Seorang wisatawan asal Spanyol, Felipe, mengaku tak percaya kecelakaan bisa terjadi di landmark sepopuler itu.
โ€œSaya tidak pernah membayangkan hal serius semacam ini terjadi di jantung Lisboa,โ€ katanya.

Hari Berkabung Nasional

Elevador da Gloria (kereta kabel Gloria) di Lisbon yang melintasi di trem pada Rabu (8/11/2025). Foto: Patricia De Melo Moreira/AFP
Sementara itu, mengutip Independent, Pemerintah Portugal langsung menetapkan hari Kamis (4/9) sebagai hari berkabung nasional. Presiden Marcelo Rebelo de Sousa, bahkan membatalkan agenda festival buku di Istana Belรฉm sebagai bentuk keprihatinan.
Kecelakaan ini bukan yang pertama bagi Funikular Gloria. Pada 2018, sempat terjadi insiden serupa, meski tidak menimbulkan korban. Namun, kali ini dampaknya jauh lebih besar, dan mengguncang reputasi destinasi wisata bersejarah tersebut.
Dibangun pada akhir abad ke-19, Elevador da Gloria sudah lama menjadi daya tarik wisatawan dengan pesona khas gerbong retro yang mendaki dan menurun bukit curam kota tua Lisboa. Kejadian tragis ini bukan hanya memakan korban jiwa, tapi juga melukai simbol pariwisata kota yang selalu tampil di kartu pos, brosur wisata, hingga unggahan media sosial para wisatawan.
Penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan. Namun, yang pasti, tragedi ini telah meninggalkan luka mendalam bagi warga Portugal, dan wisatawan yang mencintai Kota Lisboa.
Trending Now