8 Situs Warisan Dunia UNESCO di Arab Saudi yang Wajib Dikunjungi

22 Oktober 2025 11:08 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
8 Situs Warisan Dunia UNESCO di Arab Saudi yang Wajib Dikunjungi
Saat mendengar Arab Saudi, mungkin yang terlintas di benak traveler adalah Mekkah dan Madinah
kumparanTRAVEL
Al Balad. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
zoom-in-whitePerbesar
Al Balad. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Saat mendengar Arab Saudi, mungkin yang terlintas di benak traveleradalah Makkah dan Madinah yang menjadi destinasi spiritual umat Muslim terbesar di dunia. Namun, enggak hanya itu saja, Arab Saudi juga memiliki banyak tempat yang menawarkan pengalaman wisata budaya dan alam yang tak kalah menakjubkan.
Di luar dua kota suci, Arab Saudi menyimpan delapan situs Warisan Dunia UNESCO yang disebut sebagai Eight Wonders That Tell the Stories of Saudi, atau delapan keajaiban yang menuturkan kisah peradaban kuno, tradisi abadi, dan keindahan alam yang memesona.
Dari negeri kuno AlUla hingga oasis hijau Al-Ahsa, keajaiban ini memperlihatkan wajah lain Saudi yang kaya akan nilai sejarah dan spiritualitas, serta kini kian mudah dijangkau oleh wisatawan Indonesia berkat kebijakan visa elektronik (e-visa) dan Visa on Arrival bagi pemegang visa Schengen, AS, atau Inggris yang masih berlaku.
Dikutip dari keterangan resmi yang diterima kumparan dari Saudi Tourism Autrhority, berikut adalah ulasannya.

1. Al-Hijr, Madâin Sâlih - Jejak Agung Kerajaan Nabatea

Situs Arkeologi Al-Hijr atau Hegra, Madain Salih, AlUla. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Sebagai situs Warisan Dunia pertama di Saudi, Al-Hijr (Hegra) di AlUla menghadirkan lebih dari 100 makam monumental yang diukir di batu pasir merah gurun.
Salah satu ikon utamanya, Makam Lihyan bin Kuza, menjulang setinggi 22 meter dan memancarkan keindahan dramatis saat senja. Kawasan ini sering disebut “Petra-nya Saudi”, karena kemiripannya dengan situs kuno di Yordania.

2. At-Turaif, Diriyah - Pusat Lahirnya Negara Saudi Pertama

Distrik At-Turaif di ad-Dir'iyah, Riyadh. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Terletak tak jauh dari Riyadh, At-Turaif adalah benteng bata lumpur bersejarah yang menjadi pusat berdirinya Kerajaan Saudi pertama di abad ke-18. Kini, kawasan ini bertransformasi menjadi kompleks budaya modern, lengkap dengan museum, galeri, restoran, dan ruang pertunjukan.
Diriyah menjadi destinasi sempurna untuk wisata sejarah, sekaligus gaya hidup modern di tengah ibu kota.

3. Al-Balad, Jeddah - Gerbang Menuju Makkah

Al Balad. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Kawasan bersejarah Al-Balad di Jeddah menawarkan pesona rumah batu karang dan balkon mashrabiya khas Hijaz.
Sebagai pelabuhan utama para jemaah haji selama berabad-abad, kawasan ini kini hidup kembali lewat galeri seni, kafe heritage, dan festival budaya.
Bagi jemaah asal Indonesia, memperpanjang kunjungan ke Jeddah setelah ibadah Umrah bisa menjadi momen napak tilas sejarah spiritual.

4. Seni Batu di Hail - Lukisan Prasejarah Gurun Arabia

Seni Batu di Kawasan Hail. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Di Jubbah dan Shuwaymis, wisatawan dapat menemukan ukiran batu berusia lebih dari 10.000 tahun yang menggambarkan kehidupan manusia gurun, unta, dan ritual kuno.
Destinasi ini cocok bagi pecinta budaya dan petualangan yang ingin menyelami sejarah manusia di jantung padang pasir.

5. Oasis Al-Ahsa - Keajaiban Hijau di Tengah Gurun

Oasis Al-Ahsa, Provinsi Timur. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Dengan lebih dari 2,5 juta pohon kurma, Al-Ahsa adalah oasis terbesar di dunia, sekaligus contoh nyata adaptasi manusia terhadap alam keras gurun pasir.
Wisatawan dapat menikmati kebun kurma, kanal bersejarah, hingga situs arkeologi berusia ribuan tahun di kawasan ini.

6. Kawasan Budaya Ḥimā, Najran - Jejak Jalur Kafilah Kuno

Kawasan Budaya Hima, Najran. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Ribuan prasasti dan ukiran batu di Ḥimā menceritakan kisah peradaban yang berkembang di jalur perdagangan kuno antara Arabia dan dunia luar.
Kawasan ini menawarkan pengalaman mendalam bagi wisatawan yang ingin memahami perjalanan manusia dan bahasa di Semenanjung Arabia.

7. Lanskap Arkeologi Al-Faw - Kota Kuno yang Hilang di Riyadh

Kawasan Arkeologi Al-Faw, Riyadh. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Dikenal sebagai Qaryat al-Faw, kawasan ini dulunya merupakan pusat perdagangan yang makmur sebelum ditinggalkan pada abad ke-5 Masehi.
Lebih dari 12.000 artefak ditemukan di sini, mencakup masa prasejarah hingga era pra-Islam. Kini, situs ini menjadi surga bagi pecinta sejarah dan arkeologi.

8. ‘Uruq Bani Ma’arid - Keajaiban Alam di Rub’ al-Khali

'Uruq Bani Ma'arid, Ar-Rub' al-Khali. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority
Sebagai situs Warisan Alam pertama Saudi, kawasan ‘Uruq Bani Ma’arid menawarkan hamparan bukit pasir tertinggi di dunia di Rub’ al-Khali (Empty Quarter).
Di sini, wisatawan bisa menikmati safari gurun, menunggang unta, hingga berkemah di bawah langit berbintang, sembari mengamati satwa langka, seperti Oryx Arabia dan Gazel Idmi.
Trending Now