Ahli Ungkap Cara Jitu Cegah Jet Lag saat Penerbangan Jarak Jauh

6 Desember 2025 17:00 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahli Ungkap Cara Jitu Cegah Jet Lag saat Penerbangan Jarak Jauh
Jet lag menjadi momok bagi sebagian traveler, khususnya saat menempuh penerbangan jarak jauh.
kumparanTRAVEL
Ilustrasi pesawat. Foto: CravenA/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pesawat. Foto: CravenA/Shutterstock
Jet lag sering menjadi momok bagi sebagian traveler yang menempuh penerbangan jarak jauh. Saat mengalami jet lag,tubuh biasanya akan terasa lelah, pusing hingga sulit fokus setelah mendarat di negara dengan zona waktu yang berbeda.
Meski begitu, kamu tak perlu khawatir sebab menurut seorang pakar, ada beberapa tips untuk mencegah agar kamu tidak jetlag.
Langkah pencegahan ini justru dimulai sebelum pesawat lepas landas bahkan sebaiknya dimulai dari rumah.
Ilustrasi pesawat yang tengah mengudara Foto: kazu8/Shutterstock
Dilansir travel.nine.com.au, pakar tidur dari SleepJunkie.com, Christine Lapp, menjelaskan bahwa kunci utama mencegah jet lag adalah menyesuaikan diri dengan jadwal lokal tujuan perjalanan secepat mungkin.
โ€œJet lag makin buruk ketika pelancong tetap mengikuti rutinitas waktu asal, bukan langsung beradaptasi,โ€ katanya.

Atur Jam ke Waktu Tujuan Begitu Naik Pesawat

Ilustrasi traveler mengalami jet lag sampai terduduk di bandara Foto: Shutterstock
Menurut Christine, hal pertama yang harus dilakukan setelah duduk di pesawat adalah mengatur jam tangan atau ponsel ke waktu lokal destinasi.
โ€œSetel jam Anda ke waktu lokal begitu naik pesawat,โ€ ujarnya.
Setelah mendarat, ia menyarankan untuk tetap terjaga hingga waktu tidur yang wajar di negara tujuan dan menghindari tidur siang yang justru membuat adaptasi semakin sulit.
Christine menambahkan bahwa jam makan juga memengaruhi adaptasi tubuh.
โ€œMakan pada waktu makan lokal membantu memberi isyarat pada tubuh untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu baru,โ€ jelasnya.

Geser Jam Tidur Sebelum Terbang

Ilustrasi penumpang tidur di pesawat. Foto: Worawee Meepian/Shutterstock
Jika ingin lebih optimal, Christine menyarankan menggeser jadwal tidur beberapa hari sebelum terbang. Hal ini membantu ritme sirkadian tubuh menyesuaikan waktu baru lebih cepat.
Jika terbang ke arah timur, tidurlah lebih awal secara bertahap. Jika terbang ke arah barat, tidurlah lebih larut dari biasanya.
โ€œPerubahan kecil seperti 30 hingga 60 menit tetap bisa membantu mengurangi gejala jet lag,โ€ katanya.
Saran ini melengkapi tips dari ahli jet lag lain, Dr Steve Jasper, yang sebelumnya mengatakan bahwa cahaya matahari adalah kunci pemulihan setelah mendarat.
โ€œWalaupun mendung, tetap cari matahari,โ€ ujarnya.
Jika terbang ke barat menuju Eropa, paparan sinar matahari sore sangat penting untuk menahan rasa kantuk. Sebaliknya, bagi yang terbang ke arah timur, sinar matahari pagi lebih dibutuhkan.
Trending Now