Dispar Bali Imbau Pengelola Wisata Siaga Cuaca Buruk, Wisatawan Diminta Waspada
11 September 2025 14:00 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Dispar Bali Imbau Pengelola Wisata Siaga Cuaca Buruk, Wisatawan Diminta Waspada
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali memastikan belum ada daya tarik wisata (DTW) yang terdampak langsung. kumparanTRAVEL

Meski banjir sempat melanda sebagian wilayah Bali akibat hujan deras lebih dari 24 jam, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali memastikan belum ada daya tarik wisata (DTW) yang terdampak langsung. Namun, wisatawan diimbau tetap waspada dan pengelola wisata diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya, menegaskan pentingnya langkah mitigasi bencana di seluruh destinasi, khususnya wisata alam. βSampai saat ini sesuai info kabupaten atau kota, belum ada DTW yang terdampak. Namun kami mengimbau agar pengelola mempersiapkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk antisipasi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,β ujarnya di Denpasar, Rabu (10/9) seperti dikutip dari Antara.
Langkah pencegahan yang disarankan antara lain penataan pohon di area wisata untuk mencegah tumbang akibat angin kencang, pembersihan saluran drainase agar tidak tersumbat, serta pemasangan papan informasi agar wisatawan lebih memahami aturan saat kondisi hujan.
Tak hanya itu, aktivitas wisata alam seperti pendakian, arung jeram, snorkeling, selam, memancing, hingga paralayang diminta menyesuaikan jadwal dengan kondisi cuaca.
βPengelola wisata wajib rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG dan menginformasikan kepada wisatawan kapan aman beraktivitas dan kapan harus ditunda,β tambahnya.
Wisatawan Diimbau Tetap Waspada
Wisatawan pun diminta berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan mereka. Beberapa tips yang disampaikan antara lain membawa perlengkapan anti-hujan, mengikuti arahan pemandu profesional, serta mematuhi aturan di tempat menginap maupun lokasi wisata.
βSelalu waspada, berhati-hati, dan jangan memaksakan aktivitas di tengah cuaca ekstrem. Dengan kerja sama semua pihak, pariwisata Bali tetap bisa berjalan dengan aman dan nyaman,β tegas Sumarajaya.
