Hati-hati! Bawa Sandwich atau Keju ke Inggris Bisa Didenda Rp 100 Juta
8 September 2025 19:53 WIB
Β·
waktu baca 2 menit
Hati-hati! Bawa Sandwich atau Keju ke Inggris Bisa Didenda Rp 100 Juta
Liburan ke Eropa biasanya identik membawa pulang oleh-oleh kuliner khas, mulai dari keju Prancis, daging asap Spanyol, hingga sandwich yang dibeli di bandara. kumparanTRAVEL

Namun, wisatawan yang menuju Inggris kini harus ekstra waspada. Aturan baru di perbatasan Inggris melarang masuknya produk daging dan susu dari luar negeri, termasuk dari Uni Eropa. Jika melanggar, kamu bisa dikenai denda hingga 5.000 poundsterling atau sekitar Rp 100 juta.
Dilansir Mirror, larangan yang berlaku sejak April 2025 ini merupakan langkah pemerintah Inggris untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku, virus menular yang mempengaruhi ternak di sejumlah wilayah Eropa.
Meski memiliki tujuan baik, aturan tersebut masih belum banyak diketahui wisatawan, terutama karena produk yang dibeli di duty free atau bandara pun termasuk kategori terlarang.
Menurut Jane Bolton, pakar perjalanan dari Erna Low, banyak wisatawan yang tidak sadar akan risiko ini.
βSeiris keju lokal atau sebungkus daging asap mungkin terlihat sebagai oleh-oleh yang aman, apalagi jika disegel rapat dan dibeli di duty free. Namun, sesuai aturan biosekuriti saat ini, semua produk berbahan daging dan susu dilarang dibawa ke Inggris,β jelasnya.
Produk yang Dilarang Masuk ke Inggris
Wisatawan yang kedapatan membawa produk terlarang akan diminta untuk membuang barang tersebut di perbatasan. Namun, dalam kasus tertentu, bisa juga dikenai denda yang sangat tinggi.
βJika ragu, lebih baik jangan bawa. Aturannya berlaku bahkan jika produk masih tersegel atau belum dibuka. Pastikan untuk memeriksa panduan resmi pemerintah Inggris sebelum berangkat,β kata Jane.
Bagi wisatawan yang ingin tetap membawa pulang oleh-oleh khas Eropa, alternatifnya adalah memilih produk non-daging dan non-susu, seperti wine, cokelat, madu, atau makanan kalengan nabati.
Selain aman, produk-produk ini tetap menjadi buah tangan istimewa tanpa risiko terkena denda besar di bandara Inggris.
